Saturday, September 5, 2009

Derby : Latar Belakang dan Supporter

Salah satu penyebab derby menjadi pertandingan yang selalu ditunggu-tunggu adalah karena dia tidak lagi sekadar sepakbola.
Ada isu lain yang ikut melatarbelakangi sejumlah derby top di dunia.

Ada persaingan antara strata masyarakat menengah-atas dan menengah-bawah yang dapat dilihat dalam derby kota terpanas di Spanyol antara Sevilla dan Real Betis.
Sevilla mewakili masyarakat kelas atas dan Betis di kelas bawah.

Rivalitas antara militer dan polisi rahasia suatu negara juga bisa terjadi dalam beberapa derby.
Sebut saja Steaua Bucaresti (klub milik militer) yang bersaing dengan Dinamo Bucaresti (milik Kementrian Dalam Negeri yang membawahi polisi rahasia Rumania).
Spartak Moskva dan CSKA Moskva juga termasuk dalam kategori ini.

Ada pula derby yang menjadi baying-bayang persaingan politik.
Derby della capitale di Italia melambangkan adu politik antara kelompok sayap kanan (Lazio) dan sayap kiri (Roma)

Derby yang sampai membangkitkan nasionalisme juga tidak sedikit.
Duel Al Ahly dan Zamalek di Mesir, yang acap dianggap sebagai derby terbesar di Jazirah Arab, menjadi perang saudara di mana Al Ahly mewakili nasionalisme Arab dan Zamalek dianggap sebagai legiun asing.

Nasionalisme pula yang membuat Barcelona menggila ketika bersua Real Madrid dalam derby Espana. Barcelona adalah wakil Catalan, yang berjuang menghadapi ‘penjajahan’ pemerintah Spanyol, yang dilambangkan oleh klub ibukota, Real Madrid.


Salah satu latar belakang derby ‘terparah’ barangkali dimiliki Glasgow Celtic dan Glasgow Rangers.
Isu persaingan ras dan agama mewarnai duel ini.
Celtic adalah pihak Irlandia-Katolik, sedangkan Rangers mewakili Skotlandia-Protestan.

Saat ini isu ras-agama memang tidak terlalu dominan.
Tapi, dulu supporter Rangers pernah membakar tiket terusan akibat klub membeli pemain Katolik!


Derby : Supporter

Dengan atmosfer derby yang selalu panas, supporter kedua tim yang berlaga sangat rentan menghadapi kerusuhan.
Bahkan tidak jarang dari mereka sendiri yang jadi pemicu aksi anarkistis.

Ambil contoh rivalitas Everton-Liverpool.
Dulu derby Merseyside ini pernah diisi harmoni antara warna biru Everton dan merah Liverpool.

Menyusul tragedy Hillsborough tahun 1989yang menewaskan 96 supporter The Reds, rantai syal biru dan merah bisa dilihat sepanjang Stanley Park sebagai dedikasi untuk para korban.
Tapi kini, seiring dengan melebarnya kelas prestasi kedua klub, tensi rivalitas supporter Everton dan Liverpool meninggi.

Di belahan Inggris lain, tepatnya di kota London, terjadi duel East London derby yang mempertemukan Millwall kontra West Ham.
Pada pertengahan Agustus lalu, seorang supporter sekarat akibat tertusuk ketika Millwall dijamu West Ham United dalam lanjutan Carling Cup yang akhirnya dimenangkan West Ham melalui extra-time.
Dan puluhan orang mengalami luka-luka.
Tahukah anda bahwa aksi anarki itu telah 'disetujui' kedua kubu supporter?
Beredar pesan singkat yang berbunyi 'Pastikan anda membawa pemukul dan jangan membawa anak Anda'
Aksi ini adalah yang paling buruk dan sadis sejak 3 dekade terakhir.



Salah salu rivalitas supporter dalam laga derby yang paling mengkhawatirkan adalah antara Boca Juniors melawan River Plate di Argentina.
Sebelum dan sesudah pertandingan, banyak kelompok supporter kedua kubu yang memang berniat untuk bertempur.
Supporter Boca Juniors menyebut fans River sebagai gallinas (ayam) karena menganggap saingannya itu penakut.
River membalasnya dengan sebutan los puercos (babi) kepada supporter Boca karena stadion Boca terletak di daerah yang miskin dan selalu bau seperti kandang babi!

Aksi supporter dalam laga derby terkadang tidak bisa dikendalikan dan mengganggu jalannya pertandingan.
Masih ingat bagaiman derby Milano antara Inter kontra Milan di Liga Chamion 2004/05 dihentikan akibat kipper Milan, Dida, dilempar kembang api?

Contoh lain adalah ketika ultras (tifosi garis keras) Roma bisa memaksa menghentikan derby Roma-Lazio tahun 2004 dan memicu kerusuhan besar di luar stadion Olimpico, Roma.

Pada tahun 2005, staf kepelatihan Sevilla dan Real Betis terpancing emosinya dan ikut berkelahi menyusul kejadian pelemparan pelatih Sevilla, Juande Ramos oleh pendukung Betis.

No comments: