Saturday, September 5, 2009

Sigur Rós


Meò suò i eyrum vió spilum endalaust.

Itulah judul album Sigur Rós pada tahun 2008 silam.
Gue mungkin telat buat ngebahas band yang satu ini ya?
Album kelima tersebut rilis Juni tahun lalu dan langsung mencuri perhatian publik dunia.
Jujur gue gak tau sama sekali tentang band ini sebelumnya.

Sebelum bahas albumnya, bahas dulu band-nya.
Sigur Rós merupakan band asal Reyjavik, Eslandia yang mengusung Post-Rock/Shoegaze atau mereka menyebut diri mereka Dream Pop.
Band ini diperkuat oleh:
Jón Þór 'Jónsi' Birgisson pada volak dan gitar.
Georg 'Goggi' Hólm pada bass dan glockenspiel.
Kjartan 'Kjarri' Sveinsson pada keyboard dan Piano.
Orri Páll Dýrason pada drum.

Sejak terbentuk pada 1994, band ini udah ganti drummer sekali.
Dulunya Ágúst Ævar Gunnarsson tapi diisi Orri Páll Dýrason pada 1999.

Sampai saat ini mereka udah merilis 5 full album, 2EP, 8 CD single dan beberapa rilisan unofficial lainnya.
Mereka mulai menanjak ketika album ketiga keluar.

Buat yang awalnya bingung kayak gue, album mereka emang ditulis dalam bahasa Eslandia.
Kalo dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih : dengan bunyi dengung di telinga, kami bermain tanpa henti.
Ajaib? Tentu. Inilah yang membuat band yang satu ini terlihat hebat.

Sigur Rós emang bukan band gede, tapi perjalanan musik mereka gak bisa dibilang kacangan.
Begitu dilepas ke pasaran, album mereka langsung jadi omongan (tentu omongan yang bagus-red).
Apalagi salah satu trik mereka adalah membagi hits mereka, gobbledigook secara gratis di internet (gue termasuk yang nge-download,hehehe)
Pantes aja langsung jadi sorotan.

Prestasi album ini juga kagak main-main.
Meò suò í eyrum vió spilum endalaust menempati peringkat pertama di Eslandia itu sendiri.
Lanras di chart U.K. menempati posisi 5 dan peringkat 15 di Billboard 200.
Mantaap!!

Album kali ini dibilang 'jauh' dari album sebelumnya.
Pada album ini mereka lebih berani bereksperimen dengan main instrumen akustik dan beberapa tambahan brass section.
Yang sekarang lebih mudah diterima masyarakat secara universal, tapi tidak merubah idealisme mereka.

Gobbledigook yang jadi track pertama aja udah keliatan.
Suara gitar akustiknya bisa loncat-loncat dan suara vokalnya terdengar sahut-sahutan (sounds like 'wawawawawa')
Terdengar seperti di taman kota di waktu sore hari yang menghangatkan Eslandia.

downlaod Sigur Ros - Gobbledigook
download Sigur Ros - Hoppipolla

Lagu Inni mer syngur vitleysignur (within me a lunatic signs) merupakan lagu yang paling 'anthemic' di album ini (mungkin bahkan dari semua lagu yang pernah mereka buat).
Lagu Ára bátur' (Row Boat) direkam secara live bersama London Simfonietta dan London Oratory Boy's Choir (bayangin 90 orang main bareng-bareng)
Kemudian ada lagu All Alright yang dinyanyikan Jónsi dalam bahasa Inggris (Lagu kelainan kayaknya neh?)

Bekerja bareng Flood, mereka mengerjakan album mereka ini di 4 tempat berbeda.
Sear Sound Studios di NYC, Assault and Battery Studios dan Abbey Road di Inggris serta Álafoss (studio mereka sekaligus gereja) di Reyjavik dan terakhir di Havanna, Kuba.
Bisa jadi gara-gara ini album mereka terdengar beda.

Sekarang Eslandia boleh bangga.
Setelah Björk, mereka punya andalan baru, yaitu Sigur Rós.


Did You know??


Heima (At Home) merupakan sebuah film dokumenter rilisan Sigur Rós.
Dibuat dalam format double-DVD yang berisi tentang rekaman video tour mereka selama musim panas pada 2006.
Dalam tur keliling Eslandia ini, mereka gak cuma tampil dalam festival gede aja.
Mereka tampil dalam konser skala kecil juga (kalo Indonesia ya kayak pensi atau tur ke kabupaten gitu lah).
Atau sekedar bermain akustik di depan keluarga dan teman-teman dalam sebuah Coffee shop yang terekam jelas dalam video ini.
Digarap secara serius, film ini didaulat sebagai salah satu film dokumenter terbaik sepanjang masa oleh pengunjung situs Internet Movie Database(IMDB).
asal tau aja, itu adalah salah satu situs film terbesar di dunia, cing!!
Dalam waktu relatif singkat, DVD ini terjual 5000 keping di Kanada dan memperoleh sertifikasi emas.
Kapan DVD-nya rilis di Indonesia? Tapi kalo' udah rilis pun pasti jadi korban pembajakan, huft.

1 comment:

Sinar said...

Aneh ya musiknya...Lagu hoppipola!jika mendengarnya saya merasa di dunia peri-peri atau dunianya narnia gitu...Sedep dah! Pertama kali denger pas nonton film Penelope...khan jadi ost nya toh...Q suka juga sih! sip!