Monday, December 21, 2009

Ternyata Rumah Sinterklas bukan di Kutub Utara!!

Anda percaya adanya Santa Claus atau yang lebih dikenal sebagai Sinterklas?
Dalam budaya barat memang percaya adanya seorang Sinterklas yang selalu memberi hadiah di malam Natal melalui cerobong asap.
Mungkin berita yang dikutip dari vivanews.com ini akan memberi sedikit pandangan tentang siapa Sinterklas itu.

Santa Claus diduga ada dan dikuburkan di Irlandia, begitu menurut para sejarawan Irlandia.
Dikutip dari harian The Belfast Telegraph, jasad Santo Nicholas dari kota Myra (Turki) kemungkinan dimakamkan di gereja Jerpoint Abbey di Kilkenny, Irlandia, 800 tahun lalu.
Dia adalah seorang dermawan yang hidup di abad ke 4 dan merupakan uskup gereja Lycia.

Selama hidupnya, St.Nicholas memberi banyak hadiah bagi kaum miskin.
Dan sifat pemberinya membuat Ia dianugerahi gelar Saint atau tokoh suci setelah Ia wafat pada tahun 346.

Beratus-ratus kemudian, pria yang konon berperawakan kurus dan memiliki berewok itu oleh perusahaan minuman Coca Cola "diubah wujudnya" menjadi pria gemuk berjubah merah dan selalu memberi hadiah bagi anak-anak pada malam Natal.
Nama tokoh itu kini menjadi Santa Claus atau Sinterklas.

Santa versi Coca Cola hingga sekarang

Santo Nicholas awalnya dimakamkan di Myra, namun para sejarawan kini yakin bahwa jenazahnya dipindahkan ke suatu gereja di Irlandia oleh para tentara Barat di masa Perang Salib.
Ketua perhimpunan Warisan Sejarah Callan, Phillip Lynch, mengatakan bahwa jenazah Santo Nicholas dua kali berpindah tempat di Eropa selama abad ke 12.
Menurut Lynch, suatu keluarga asal Perancis bernama de Fraainet membawa jenazah Nicholas dari Myra ke Italia pada 1169.

Seorang bernama Nicholas de Frainet kemudian memindahkan lagi jenazah itu ke Irlandia saat keluarganya pindah ke sana.
Mereka lalu membangun sebuah gereja di Jerpoint, yang didedikasikan untuk Santo Nicholas.
"Gereja Santo Nicholas masih ada dan ada suatu tanda di tanda yang menunjukkan inilah makam St.Nicholas" kata Lynch.

Meski klaim itu harus mendapat pengujian lebih lanjut, tidak sedikit warga yang percaya dengan adanya makam keramat tersebut.
"Setiap tahun kami mendapat banyak pengunjung ke situs tersebut, namun belum begitu banyak," kata Lynch.




No comments: