Thursday, January 14, 2010

Anda Bertanya, Eick Menjawab #4

Sudah lama Eric Setyo Nugroho alias Bang Eick gak menggelar 'Anda Bertanya, Eick Menjawab', dan sekarang time is coming!Kenapa muncul lagi?Ya, karena Raden Reza Perdhana Putra memberi saya 3 buah pertanyaan yang harus dijawab secara ngawur!ini dia 3 pertanyaangak penting tersebut, haha.1. Kenapa Dokter tiba-tiba tau setelah liat lidah seseorang yang sakit?2. Kenapa kencing rasanya asin dan eek baunya gak enak?3. Kenapa dalam Bahasa malaysia 'anak' berarti Kelinci?

Pertanyaan yang cukup sulit karena mencari di kamus Oxford juga gak ketemu, di Wikipedia gak ketemu, di Youtube gak ketemu, di Pasar Loak gfak ketemu, haduhaduh, langka banget jawaban ini, Enough!Untuk pertanyaan pertama, kenapa dokter bisa kayak gitu? tentu karena mereka orang pintar, haha.Ada dua kemungkinan.Pertama, para dokter telah melakukan studi terhadap konstruksi lidah manusia dengan binatang lain.Misalnya membandingkan antara lidah manusia dengan sapi, dengan lidah babi, bahkan lidah buaya (itu mah tumbuhan!).Jika dokter melihat bahwa lidah kita seperti lidah beruang kutub, berarti kita didiagnosa mengalami influenza atau pilek biasa.Jika dokter melihat lidah kita seperti lidah sapi atau kambing, mungkin saja kita terkena Anthrax.Atau jika melihat seperti lidah ayam atau lidah babi, mungkin kita terkena virus H5N1 atau H1N1.Namun kalau lidah kita terlihat seperti lidah api dokter belum bisa memastikan penyakit apa itu, apakah panas dalam atau apa.Kedua, ada beberapa dokter yang memiliki kekuatan supranatural atau mendekati ilmu perdukunan.Seperti yang dilakukan dokter (dukun) dari Mozambik yang bisa berbicara dengan lidah.Tiap ia bertanya dengan lidah tersebut Ia langsung mendapat jawabannya, sungguh ajaib!!

Untuk pertanyaan kedua, mungkin ada salah berasumsi bahwa tidak semua kencing itu asin dan eek itu bau.Anda pernah mendengar tentang kencing manis atau Diabetes militus?jika dikaji ulang kencing manis dapat diolah menjadi gula dan sirup.Tentang kenapa kencing itu asin, memang belum ada kajian lebih lanjut tentang hal tersebut.Namun di University of Hounduras, telah dilakukan uji coba kepada 5000 koki dari berbagai restoran untuk memakai kencing sebagai pengganti garam.Sehingga dapat dipastikan bahwa di dalam tubuh kita terjadi pengolahan garam (hah.. jawabannya ngaco, padahal kan kencing adalah sisa metabolisme yang mengandung amoniak seperti keringat yang juga asin,haha).Kenapa eek bau?Bisa dilihat, apa yang anda makan?Mungkin anda mengkonsumsi air comberan? Sampah anorganik? atau apa?Jika anda tetap mengkonsumsi barang-barang tersebut, eek anda akan tetap bau.(Dimana-mana eek tuh bau, kalo' wangi mah buat parfum!!)

Pertanyaan ketiga, kita flashback dulu.Dulunya di Malaysia belum ada hewan seperti kelinci.kemudian para pelancong alias turis yang berasal dari Jawa membawa kelinci ke daerah Kuala Lumpur.Kemudian mereka menetap di sana dan membudidayakan kelinci tersebut.Ketika berapa bulan berlalu, kelinci tersebut melahirkan.Masyarakat lokal yang penasaran mendekat dan ingin tahu hewan apa itu.Kemudian mereka mendengar percakapan beberapa orang Jawa yang menytebutkan 'Manak, wis manak! Anak!' (dalam bahasa Indonesia 'Beranak, sudah beranak, anak').Karena mereka dominan mendengar kata 'manak' atau 'anak', masyarakat lokal menamai kelinci dengan nama 'anak'.Seperti itu hingga sekarang, hahahahahaha.

(Konten posting ini tidak dapat dipertanggung jawabkan dan hanya sebagai hiburan semata)

No comments: