Friday, January 22, 2010

Ciuman Ala Pembohong

Kira-kira apa yang diperbincangkan oleh dua remaja yang tampak seperti pasangan homo di sudut kelas?
Pelajaran fisika yang semakin rumit kah?
Bukan, bukan itu yang gue dan Bayu sedang perbincangkan!
Kita sedang membicarakan 'ciuman'.
What? Bukan gue ciuman sama Bayu, amit-amit aja ya (dia udah punya cewek, dan gue juga udah punya cewek)
Tapi kita memperbincangkan manusia-manusia di kelas gue yang pernah melakukan hal tersebut.

Berceloteh siapa yang sudah, tampaknya kok yang cowok-cowok rada kurang 'greget', haha.
Melihat ke arah cewek-cewek, wah...
Saya tahu benar siapa-siapa yang sudah berpengalaman. haha.
Tidak etis jika saya menyebutkan namanya, bisa-bisa saya dibunuh di dalam kelas bahkan dimutilasi?!

Nah, ketika pelajaran bahasa Indonesia, Bayu bertanya sama Fito.
B :'To, pacarmu sopo e?' -- 'To, pacar kamu siapa?'
F :'Rahasia'
B :'Wes ngopo wae To?' -- 'Udah ngapain aja To?'
F :'Biasa, yo koyo kowe kui' -- 'Biasa, ya kayak kamu itu' (baca: kissing)
B :'Nek ndemek-ndemek uwis hurung?' -- 'Kalo pegang-pegang udah belum?'
F :'Suk lah' -- 'Besok lah'

Kemudian Fito tiba tiba bertanya sama gue,
F :'nek kowe uwis hurung Ric?' -- 'Kalo kamu udah belum Ric?'
E :'nek karo sing saiki hurung, gek dilit je' -- 'kalo ama pacar yang sekarang sih belum, hubungan juga baru bentar'
F :'wah ijeh cah cilik' -- 'wah masih anak kecil'
E : (diam, bingung apa yang mau dibilang karena Fito tampak seperti mencela gue terus menerus)

Jam pelajaran berganti dan pindah ke ruang fisika.
Di sana Fito gue interogasi.
E :'To, kepiye kok iso ciuman ki? -- 'To, gimana tuh kok bisa ciuman?'
F :'Yo biasa' -- 'Ya biasa'
E :'wes tok rencanakke po?' -- 'Udah kamu rencanakan?'
F :'Yo ora lah' -- 'ya enggak lah'
E :'Emang e nandi kowe le ciuman?' -- 'Emang dimana kamu ciumannya?'
F :'Nang lapangan, cedhak segara' -- 'Di lapangan deket laut'

Mulai timbul pergolakan dalam hati gue, orang ciuman di lapangan? Nekat tuh? apa gak punya malu?
Bayu juga mulai bingung dengan jawaban Fito.

B :'Njuk kepiye wes nek nang lapangan ki?' -- 'Trus gimana tuh kalo di lapangan?'
F :'Yo rapiye-piye' -- 'Ya gak gimana-gimana'
B :'Njuk le ciuman nandi?' -- 'Emangnya ciuman dimana?'
F :'Nang montor' -- 'Di motor'

Tiba-tiba Irwan bilang, 'Fito ki ngapusi!' -- 'Fito tuh bohong!'
Gue terus nanya, 'ngapusi to kowe?' -- 'kamu bohong kan?'
Dia jawab, 'ho-oh' -- 'iya'
Gue terus bilang 'ANAK KECIL' hahahahahahahahaha.
Sekarang siapa yang anak kecil?
Terus dia terlihat lesu setelah dia 'kalah' debat ama Gue dan Bayu, hahaha.
Ada Tejo alias Atenk baru nih di kelas gue, yaitu Fito, hahaha.

1 comment:

Nie said...

halah,,,,cah cilik kok ngomongke ciuman,,,,hehehe,,,,nice blog