Friday, January 29, 2010

Fotografi menjadi Misteri

Apa yang anda bayangkan ketika anda diberi kesempatan berlibur ke Bali bersama sahabat-sahabat anda bahkan pacar anda?
Mungkin sebagian orang akan bilang, 'wow', 'fantastis', 'keren', 'mantap' atau apa pun juga.
Begitu juga yang gue rasain pada mulanya.
Akan tetapi, setelah kunjungan dari Garuda Wisnu Kencana segalanya berubah!!! (jeng! jeng!)


Di Garuda Wisnu Kencana, teman-teman mengambil beberapa foto bareng.
Dan salah satunya mengejutkan gue.
Di salah satu foto, gue terlihat terbelah oleh cahaya matahari yang memancar vertikal.
Padahal teman-teman yang lain tidak, hanya gue aja.

Ini dia fotonya

Gue jadi teringat salah satu film horror yang pernah gue liat di Trans Tv.
Dimana pemeran di situ meninggal dunia beberapa saat setelah fotonya diambil.
Dan foto terakhirnya itu terdapat keanehan, seperti cahaya vertikal yang terkena pada foto gue.
Gue langsung berpikir : gue gak mau mati sekarang, gue belum kawin!

Setelah dari Garuda Wisnu Kencana, gue terus meminta agar diberi keselamatan.
Huhuhu, gue sempet ngeri juga ketika lewat tikungan-tikungan deket jurang.
Gue membayangkan jika bus tersebut terlempar ke jurang dan gue terjepit di bus tersebut, is this my time?!

Sampai akhirnya di tempat terakhir yang paling cocok untuk 'penjemputan nyawa'.
Yaitu : Selat Bali.
Beberapa waktu lalu marak banget yang namanya kapal kebalik lah, ilang lah, berlayar lah (kapal emang berlayar!)
Apalagi gue sempet mengkhawatirkan cuaca mendung.

Setelah memasuki kapal, gue cukup bisa bernafas lega.
Di bagian belakang kursi yang ada di depan gue ada kalimat petunjuk yang menyelamatkan rasa deg-degan gue.
Kalimat itu berbunyi : Pelampung terdapat di bawah kursi anda, gunakan jika terdapat hal yang tidak inginkan.
Ternyata Tuhan masih sayang padaku.
Thanks God!!

Jadi buat kamu-kamu, jangan terlalu banyak nonton film!! Jadi imajinasinya jangan berlebihan.
Kedua, belajar lah berenang, meskipun saya sendiri tidak bisa!
Ketiga, jangan anggap saya bodoh karena telah menulis tentang ini, karena itu merupakan kebenaran, haha.

No comments: