Monday, February 22, 2010

I Am an Expert of ALAY !

Yaah.. gue emang memutuskan untuk tidak membahas tentang alay dan kawan-kawannya.
Tentang gaya sms, penampilan maupun hidup seseorang, gue gak mau mencampuri, karena itu hak mereka, suka atau gak suka.
Tapi bagaimana ketika anda melihat seseorang yang berkomentar tentang ALAY terlalu ALAY!?

Stop!!
Apa masalah lo Ric kok tiba-tiba ngomongin alay, gak ada angin gak ada ujan.
Gak mungkin ujan kalo gak ada mendung, kecuali udan tekek!!

Gue tergugah (tersindir tepatnya) oleh seseorang yang bernama-sebut saja Hukum-yang mendefinisikan apa itu alay.
Hukum mengatakan bahwa alay adalah ANAK LAYANGAN!!
Setau gue, anak layangan pertama kali digunakan oleh Andre saat lucu-lucuan di Facebook dan bukan definisi sebenarnya.
Mungkin Andre kalo' tau ini pasti ketawa sendiri.
(kalo' menurut Hukum, alay adalah benar-benar anak layangan, berarti GUE ALAY-karena gue suka main layangan waktu kecil)
Kemudian, dia menambahkan bahwa anak alay selalu berpenampilan berlebihan (berat badan gue berlebihan berarti GUE ALAY LAGI)
Yang terakhir, ANAK ALAY ADALAH ANAK YANG SUKA MEMAKAI KAOS BERGAMBAR BAND DAN SEPATU/SNEAKERS BUTUT.
Nah, berarti LAGI-LAGI GUE ALAY atau bisa dikatakan EXPERT OF ALAY.
Mungkin ketika di jalan gue memakai kaos FORGOTTEN dan memakai SEPATU CONVERSE yang udah BUTUT, gue bakal diteriaki 'ALAY'.
Coba deh bedakan antara ketidakmampuan membeli sepatu baru dengan 'mencoba jadi alay'.
Mungkin yang bilang 'Sepatu Butut adalah ALAY' adalah orang super duper kaya yang bisa minta uang secara bebas kepada PAPAH tercinta.
Kalo' gue punya duit, gue juga udah ganti tuh sepatu, toh pake sepatu butut selama ini gak ada komentar-kecuali orang yang GAK ALAY.
Sebagai anak yang punya malu buat minta duit (terus-terusan) ke Bapak atau Ibu gue dan mengandalkan duit hasil ngumpulin uang saku, gue gak terima dengan ucapan Hukum tadi.
Dan mungkin kalo' anak Hardcore yang suka nonton Gigs dengan pakaian seadanya tau pernyataan Hukum di atas akan sangat marah.
Karena sebuah identitas dan pilihan hidup tidak dapat dikatakan sebagai hal yang ALAY!
Apa memakai identitas atau account yang bukan merupakan identitas aslinya tidak termasuk ALAY? (misalnya Eric Katy Perry, Eric Napoleon Bonaparte, dsb.)
Apakah Hukum itu merasa dirinya SANGAT SEMPURNA dan LUPUT DARI ALAY??
Mungkin saja.
Karena menilai orang lain itu lebih mudah daripada menilai diri sendiri.
Begitu juga keburukan, layaknya kutu, kutu orang lain yang sangat kecil pun digaruk terus menerus, sebaliknya, kutu yang menumpuk pada diri sendiri sama sekali tidak terasa gatal.

1 comment:

Anonymous said...

i yo kui! nye-nyE ngiT!