Thursday, April 29, 2010

Warning : Ujian Nasional

Ini bukan AIDS, juga bukan Pocong.
Namun ini sangat menakutkan, lebih menyeramkan daripada ayah kalian yang sedang marah.
Atau lebih buas dari singa yang diganggu saat tidurnya.
Ya, ini dia Ujian Nasional.
Momok yang 'ditakuti' semua siswa SMP maupun SMA dan sederajat.

Ujian Nasional begitu populer di masyarakat sosial.
Bukan hanya karena 'wajib ada' di tiap tahunnya, tapi juga dampak yang ditimbulkan dari adanya Ujian Nasional.
Selain itu kontroversi selalu mengiringi jalannya Ujian Nasional.
Pihak yang diuntungkan dengan adanya Ujian Nasional pasti akan berkoar bahwa Ujian Nasional harus dilaksanakan tiap tahun.
Namun, bagi yang khawatir dengan dampak negatif UN, pasti akan menolak.

Di negara manapun tentu menginginkan kualitas SDM-nya lebih baik dari negara lain.
Pun Indonesia, dengan adanya UN diharapkan mampu 'mendorong' siswa jadi lebih 'berkualitas'.
Niat baik itu pun bak gayung bersambut.
Di luar pemerintahan, Bimbingan Belajar berlomba-lomba memanfaatkan hal ini.
Entah Les privat, Primagama, Neutron, atau tempat bimbingan lain pasti jadi tujuan umum.
Bagaimana jadinya jika UN dihapuskan dari sistem pendidikan Indonesia?
Ribuan bahkan jutaan masyarakat akan terkena imbasnya dan jadi pengangguran.
Pemerintah kembali harus bertanggung jawab.

Di sisi lain, jika harus dilaksanakan UN (lagi), banyak pihak yang menentang.
Dari siswa yang tentunya takut dengan momok Ujian Nasional, hingga mahasiswa yang membela hak anak.
Sekedar membayangkan, apakah 3 tahun perjuangan di SMA hanya ditentukan lewat beberapa hari?
Istilahnya : sia-sia!
Belum lagi orang tua yang pastinya menginginkan anak-anaknya lulus akan ikut berusaha mendukung, baik materiil, moril, memasukkan ke bimbingan dan pastinya doa.
Apesnya lagi, jika ada yang tidak lulus, dampaknya tidak kecil.
Dari hukuman sosial hingga frustasi dan dapat menimbulkan kematian.
Ada lagi jika nanti menimbulkan banyak pengangguran, pemerintah lagi yang harus bekerja keras.

Presentase kelulusan DIY sementara ini menurun dari tahun lalu.
Entah faktor apa yang menyebabkan hal tersebut.
Mungkin ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua, agar menjadi lebih baik.
Semoga angkatan 2011 dapat lulus 100%.
Kita berusaha sebaik mungkin, mempersiapkan diri sebaik mungkin dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Ya Allah, semoga kami semua dapat lulus dalam menghadapi Ujian Nasional. Amin...

No comments: