Thursday, May 27, 2010

Woodpigeon (Band)

Woodpigeon, mungkin secara harfiah berarti burung dara kayu.
Namun kali ini yang gue maksud adalah sebuah band Indie rock yang berasal dari Calgary, Alberta, Kanada.
Sampai saat ini band ini telah merilis 3 album studio dan satu album EP.
Musikalitas band ini banyak dibandingkan dengan band-band seperti Sufjan Stevens, Grizzly Bear, Camera Obscura dan Belle & Sebastian, san sejenisnya.
Sedangkan menurut Mark Hamilton lirik mereka terinspirasi oleh The Kinks.

Band ini digawangi oleh 8 anggota, yaitu :
Mark Hamilton (Guitar, Vocal)
Kenna Burima (Piano, Vocal)
Michael Gratton (Bass)
Annalea Sordi (Accordion, Flute, Vocal)
Darren Powell (Drums)
Peter Moersch (Electric Guitar, Vocal)
Foon Yap (Violin)
AJ Benoit (Vocal)

Asal mula band ini sebenarnya diambil ketika sang penulis lagu, Mark Hamilton menulis lagu di Edinburgh, Skotlandia.
Pada waktu itu, band itu bernama Woodpigeon Divided By Antelope Equals Squirrel yang terdiri dari Hamilton bersama Steve Kaye dan Malcolm Benzie.
Hamilton sendiri menyatakan, "was far too scared to ever sing, so all we ever played was a couple of stupid instrumentals and our only “performance” was in the streets of Edinburgh."
Akhirnya, Hamilton kembali ke Kanada untuk memulai hal yang baru dengan nama band yang lebih pendek.
Meskipun anggota band mereka terpisah, namun Hamilton menyatakan, "Cara menyatukan kami kembali itu mudah, yaitu : rekan-rekan mulai mendengarkan lagu saya dan meminta bantuan mereka".

Album pertama mereka berjudul Songbook dan dirilis pada akhir 2006.
Dengan suksesnya album tersebut, mereka berhasil menjadi pembuka dari band-band seperti : Broken Social Scene, Iron and Wine, Grizzly Bear, Calexico dan The Dears.
Dengan kepopuleran mereka, mereka mengadakan tour di UK, Irlandia dan Jerman di tahun 2008.
Dan di bulan Oktober mereka mengadakan konser untuk memperingati 'kepulangan' mereka ke Calgary dan Edmonton bersama Iron and Wine.

Kemudian di awal Agustus 2008, mereka kembali merilis album, kali ini berjudul Treasury Library Canada dan berhasil menjual 1000 kopi dalam beberapa minggu saja.
Kemudian mereka kembali merilis album Songbook di UK pada 29 September 2008.
Treasury Library Canada secara resmi dirilis pada Februari 2009.

Album ketiga mereka, Die Stadt Muzikanten, dirilis pada 12 Januari 2010 lalu.
Hamilton menyatakan bahwa album ini melahirkan hal-hal yang lebih besar, dan akan ada kejutan dalam album ini.
Kemudian diikuti oleh album EP yang berjudul BALLADEER/ to all the guys i've loved before.
Dalam sebuah interview pada awal 2010 lalu yang dilakukan oleh Xtra!, Hamilton menjelaskan bahwa identitasnya sebagai gay juga menginspirasinya dalam menulis lagu.

Discography :
Album :
- Songbook (2006)
- Treasury Library Canada (2008)
- Die Stadt Muzikanten (2010)

EP :
- Sketchbook (2005)
- Sketchbook (2005)
- Pigeonbooth: Volume the First (2005)
- Snow Shovel (2005)
- ...A Given (2006)
- Houndstooth (2007)
- Chorus of Wolves (2008)
- La Commission Scolaire (2009)

Lainnya :
- Pixie Childern Crying

Singles :
- Download Death By a Ninja (a Love Song) MP3 (2006)
- Download That Was Good But You can Do Better MP3 (2008)

Deerhunter (Band)

Deerhunter merupakan sebuah band indie rock yang berasal dari Atlanta, AS.
Band ini terdiri dari Bradford Cox, Moses Archuleta, Josh Fauver dan Lockett Pundt.
Mereka mengatakan bahwa aliaran mereka adalah 'ambient punk', mereka menggabungkan musik noise rock, art rock, shoegaze, post-punk dan pop.
Band ini ditemukan pada 2001, oleh Bradford Cox dan drummer/keybaordis, Moses Archuleta.
Nama band ini sendiri berasal dari drummer pertama mereka yang kemudian keluar.
Band ini kemudian bergabung dengan Colin Mee, ketika itu Cox bertemu dengan Mee dengan label mereka Die Slaughterhaus Records untuk band mereka, Black Lips.
Di tahun 2004, bassis pertama mereka, Justin Bosworth meninggal dunia akibat kepalanya mengalami kecelakaan ketika bermain skateboard.
Bosworth hanya sekali pada satu rilisan Deerhunter, yaitu Deerhunter/Alphabets Split. Sedangkan Josh Fauver yang berasal dari band punk Atlanta-Electrosleep International- mengisi posisi bassis.
Kematian Bosworth justru mengilhami lahirnya album pertama mereka, Turn It Up Faggot, yang merupakan 'akibat dari terlalu banyak hal negatif'.
Setelah album ini dirilis, Cox mengajak sahabatnya, Lockett Pundt, untuk mergabung.
Sekarang, bersama Pundt, band ini mulai mengadakan tour, mangadakan konser bersama Lightning Bolt dan Gang Gang Dance.
Tour ini mencapai puncaknya ketika mereka melakukan rekaman dengan musisi Amerika, Samara Lubelski di Rare Book Room, New York.
Sesi ini gagal menghasilkan apapun dikarenakan kondisi mental dan psikis Cox yang sedang tidak memungkinkan untuk melakukan persetujuan dengan Lubelski.
Namun Cox masih menyimpan copy-an rekaman tersebut dan memposting lagu tersebut di blog mereka sebagai free download.
Kemudian band ini kembali ke studio yang merekam album pertama mereka.
Ini semua akibat permintaan dari The Liars agar mereka merilis album kedua. Hanya 2 hari di November 2005 untuk merekam album kedua mereka ini.
Di tahun 2006, sebelum album ini dirilis, Pitchfork Media menambahkan sebuah lagu, 'Spring Hall Convert'.
Album ini akhirnya dirilis pada Januari tahun 2007 oleh Kranky.
Di album ini mereka terlihat lebih tenang dan terkesan tertutup.
Cryptograms juga dijadikan sebagai dedikasi untuk sahabat Cox, Bradley Ira Harris yang meninggal pada tahun 2005 akibat kecanduan heroin.
Pada 8 Mei 2007, band ini merilis album EP, Flourescent Grey yang direkam pada 2006. Mereka juga meluncurkan lagu Whirlyball yang hanya dirilis di Criminal Records, Atlanta yang juga menjual tiket konser mereka.
Pada 29 Agustus 2007, Mee keluar dan kembali lagi setelah tour musim gugur 2007 mereka di Eropa.
Deerhunter memberi kontribusi pada lagu 'After Class' untuk Living Bridge, sebuah kompilasi dari Rare Book Room.
Album ketiga mereka, Microcastle akhirnya dirilis pada 27 Oktober 2008, yang juga dirilis bersama Weird Era Cont, sebuah album bonus setelah beberapa bulan album ketiga mereka rilis.
Sedangkan Microcastle sudah bocor di internet pada 31 Mei 2008.
Debut ini menempatkan mereka di peringkat 123 Billboard 200.
Lagi-lagi Colin Mee keluar dan digantikan oleh sahabat Cox, Whitney Petty.

Ketika tour di UK, Cox menyewa sebuah studio rekaman pada suatu malam yang akhirnya menjadi kaset On Platts Eyott.
Kaset ini dirilis dalam 2 paket (pink dan oranye), yang masing masing berisi 100 kopi. Pink edition dibagikan kepada pemenang kompetisi yang diadakan oleh studio rekaman mereka.
Sedangkan Orange edition telah sold out pada sebuah acara konser Halloween di Atlanta pada 31 Agustus 2008.
Lagi lagi Deerhunter menjadi kuartet, setelah Cox menyatakan Whitney keluar yang disampaikan melalui blog mereka.

Pada 18 Mei 2009, mereka merilis album EP baru, Rainwater Cassette Exchange yang kemudian dirilis secara digital pada 8 Juni 2009 dalam bentuk CD dan LP.
Untuk mempromosikan album EP mereka, mereka mangadakan acara bersama Dan Deacon dan No Age dengan titel 'No Deachunter Tour'.
Cox mengumumkan bahwa band mereka akan vakum terlebih dahulu.
Namu banyak orang salah mengartikan bahwa vakum selama setahun untuk memberikan waktu Cox untuk melakukan tour bersama Logos, sebuah rilis dibawah Atlas Sound.
Mereka juga diundang untuk menjadi band pembuka Spoon dalam konser album Transference.
Mereka juga diundang pada Choacella Festival ke-sebelas dan baru-baru ini diundang dalam acara yang dipilih Matt Groening, All Tomorrow's Parties pada Mei 2010 di Minehead, Inggris.

Dalam pembuatan album band ini banyak dibantu banyak musisi, seperti The Clean, The Fall, The Flying Lizard, The Birthday Party, The Bad Seeds, Stereolabs dan Liars.
Band ini juga dipengaruhi oleh David Bowie, Echo & The Bunnymen, Brian Eno dan My Bloody Valentine.
Mereka juga sempat beberapa kali menjadi pembuka konser band-band terkenal seperti, Nine Inch Nails, TV on the Radio, Yeah Yeah Yeahs, Project Pats dan The Smashing Pumpkins.

Download Deerhunter - Nothing Ever Happened Mp3

Discography :
Turn It Up Faggot (2005)
Cryptograms (2007)
Flourescent Grey EP (2007)
Microcastle/ Weird New Cont. (2008)
Rainwater Cassette Exchange (2009)

The Tielman Brothers

Kalau anda mengira bahwa The Beatles adalah pioner musik rock and roll di Eropa, anda salah besar!
Kalau anda mengira bahwa Jimi Hendrix adalah manusia pertama yang memperkenalkan gaya bermain gitar secara atraktif, seperti bergulingan, bermain dengan lidah atau gigi, bermain gitar di belakang leher atau belakang punggung, anda salah besar!
lalu siapa pelakunya?

Mereka dari negara kita, Indonesia!
Ya, The Tielman Brothers merupakan band Indonesia-Belanda pertama yang sukses di kancah internasional pada tahun 50-an.
Mereka adalah salah satu pioner musik rock and roll di Belanda.
Band ini sudah sangat terkenal di Eropa, jauh sebelum The Beatles atau the Rolling Stone muncul.Musik mereka sering disebut sebagai Indorock, musik yang mencampurkan musik Indonesia dan musik Barat.
Mereka juga berakar pada musik keroncong.

The Tielman Brothers juga pernah tampil di Istana Negara, Jakarta.
Anggota band ini merupakan anak-anak dari Herman Tielman dari Kupang, NTT dan Flora Lorine Hess dari Semarang.
Mereka memulai karir rekaman mereka pada tahun 1957, ketika mereka pindah ke Breda, Belanda.
The Tielman Brothers sudah sangat terkenal di Eropa terutama di Jerman dan Belanda.
Namun ironisnya, tak banyak warga negara Indonesia yang mengetahui tentang hal tersebut, bahkan hingga sekarang.

Aksi The Tielman Brothers di atas panggung

Sejarah :
Perjalanan musik The Tielman Brothers dimulai pada tahun 1945 di Surabaya, ketika 4 orang laki laki bermain musik dengan Jane, saudara perempuannya.
Bakat bermusik mereka menurun dari ayah mereka yang juga mantan kapten KNIL, yang sering bermain musik bersama teman-temannya di Surabaya.

Bermula ketika Ponthon tertarik untuk bermain bass, kemudian diikuti Reggy yang bermain banjo, Loulou belajar bermain drum dan Andy bermain gitar.
Penampilan pertama mereka adalah ketika diadakan pesta di rumah mereka dengan tujuan membuat teman-teman mereka kagum dengan permainan Jazz yang sulit dari Tiger Ragand 12th street.
Sejak itu mereka jadi sering bermain di acara-acara tertentu di Surabaya.
Mereka terus bermain di Indonesia hingga tahun 1957 mereka mengikuti keluarga mereka ke Belanda.

Di Belanda, mereka menjadi salah satu band terpenting yang pernah ada di sana sebagai pelopor band pop rock.
Mereka juga menemukan aliran yang mereka namai sebagai Indorock.
Mereka juga termasuk sebagai band Indorock paling populer di Eropa terutama di Jerman.
Sedangkan, gitaris mereka, Andy Tielman (yang juga memperkenalkan bermain gitar dengan lidah dan gigi, di balik leher dan punggung, dsb) dijuluki sebagai Godfather of Indorock.

Formasi awal :
Reggy Tielman (20 Mei 1933) : Banjo, gitar dan vokal.
Ponthon Tielman (4 Agustus 1934-29 April 2000) : Double bass, gitar dan vokal.
Andy Tielman (30 Mei 1936) : Gitar dan vokal.
Loulou Tielman (30 Oktober 1938-4 Agustus 1994) : drum dan vokal.
Jane Tielman (17 Agustus 1940-25 Juni 1993) : vokal.

Kemudian terjadi beberapa kali bongkar pasang dengan masuknya anggota band yang non-anggota keluarga.
Seperti masuknya Franky Luyten, Alphonse Faverey, Robby Latuperisa, Benny Heynen, Leo Masengi, Maurice de la Croix, dll.



Discography :
1959 Record Hop / Swing It Up
1960 My Maria / You're Still The One
1960 Black Eyes / Rock Littie Baby
1960 18th Century Rock / Pretend
1960 I Can't Forget You / AAA
1961 April in Paris / 0 Rosalie
1962 Java Guitars / Warum Weinst Du Kleine Tamara
1962 In The Mood / Sunday
1962 Tahiti Jungle / Fern Am Amazones
1963 Little Hanschen Twist / Twistin'the Carioca
1965 Little Girl / Yes I'm In Love
1965 Love So True / Don't Go Away
1965 Maria / Marabunta
1965 Exodus / Real Love
1965 White Christmas / I Wonder
1965 Little Lovely Lady / Warte Ab Darling Rosmarie
1966 Hello Cathrina / Say You're Mine
1966 No One But You / You Are The One
1966 Michelle / Du Gehst Vor, Ber
1966 Wanderer Ohne Ziel / Viel Zu Pat
1966 You Got Too Much Going For Love / Can't Help Falling in Love
1967 Little Bird / Gone For Good
1968 Absence / Little Dog
1968 Nina Don't Go / Maria My Love
1968 Nanana Hey Hey Kiss Him Goodbye / It's Magic in You Girl
1970 Manolito / Unter'm Bambus Von Trinidad
1971 Say a Simple Word / Summer Without You
1972 Poor People / Forever and Evermore
1972 With Your Help / Tell Me Your Name
1973 Hey Hey / I'm a Stranger in My Land
1975 Goodbye Mama / Country Girl
1976 Rip It Up / Move It
1980 Jesus / Part 2
1981 Cheryl Moana Marie / Blue Bayou
1991 Black eyes Rock / Rollin' Rock


Download The Tielman Brothers - Rosalie
Download The Tielman Brothers - Together Again

Riot Grrrl

Riot Grrrl merupakan pergerakan underground feminist punk yang dimulai pada awal tahun 90-an dan biasa disebut sebagai gelombang ketiga feminisme.
Meskipun begitu, pergerakan Riot Grrrl terhadap emansipasi wanita secara universal dianggap lebih dekat kepada gelombang kedua daripada ketiga.
Biasanya band riot grrrl mengangkat isu-isu seperti pemerkosaan, kekerasan terhadap asisten rumah tangga, seksualitas dan kekuatan perempuan.
Beberapa band yang konsisten menyuarakan hal tersebut adalah : Bikini Kill, Fifth Column, Bratmobile, Jack Off Jill, Excuse 17, Heavens to Betsy, Huggy Bear, Adickdid, The Third Sex, Sleater-Kinney dan juga band lesbian seperti Team Dresch.
Riot Grrrl juga menganut sistem DIY, fanzine, seni, aksi politik dan aktivis sebagai bagian dari pergerakan mereka.

Bikini Kill

Selama akhir 70-an hingga awal 80-an terdapat beberapa musisi (wanita) rock dan punk yang menginfluence lahirnya etos Riot Grrrl.
Mereka antara lain adalah The Raincoats, X-Rey Spex, The Slits, the Runaway, Chrissie Hynde, Exene Cervenka, Lydia Lunch, Kim Gordon dan tentunya Patti Smith.
Selama pertengahan tahun 80-an, terbentuk beberapa band seperti Mecca Normal dari Vancouver dan Sugar Baby Doll dari San Francisco.
Di tahun 1987 secara premier juga disebutkan oleh majalah Sassy yang mana majalah-majalah sebelumnya tidak pernah membahas Riot Grrrl.
Sebuah artikel berjudul 'Women, sex and Rock and Roll' dipublikasikan oleh Puncture pada tahun 1989 yang menjadi 'manifesto' dari pergerakan ini.
Pada tahun 1991, sebuah acara yang disiarkan oleh Lois Maffeo menyuarakan kemarahan wanita dalam acara bernama Your Dream Girl di radio KAOS.

Pada awal tahun 1990-an, daerah Seattle/Olympia, Washington telah menjadi wilayah Do It Yourself yang sangat maju.
Banyak wanita yang turun ke underground scene dapat menyuarakan tentang pemikiran feminis melalui fanzine maupun melalui garage band.
Konsep konsep yang sering diterapkan di kampus-kampus mulai ditiru, dengan memakai zine foto kopian atau buklet, mereka menggerakkan budaya punk, politik menentang kebijakan pemerintah dan alternatif sub culture.
Di tahun 1991, terdapat pergerakan massa yang belum terorganisir untuk menentang 'hak untuk hidup' dari Christian Coalition, akibat adanya aborsi secara legal dan melibatkan petinggi Mahkamah Konstitusi, Clarence Thomas.
Seorang wanita yang konsisten menyuarakan hak wanita, Anita Hill menuduh Thomas memiliki gangguan seksual dan ditutup-tutupi oleh media.
Kemudian aksi Hill tersebut mendorong adanya pergerakan dan kesadaran yang lebih besar dari para wanita.
Dan di akhir tahun 1991, pergerakan tersebut dikenal sebagai 'Riot Grrrl'.

Penggunaan dan makna Riot Grrrl semakin berkembang secara perlahan-lahan.
Menulis di Dance of Days : Two Decades of Punk in the Nation's Capital, Mark Andersen menyebutkan bahwa personel Bratmobile, Jen Smith bereaksi terhadap kekerasan yang ada dengan menulis surat kepada Allison Wolfe : "This Summer's going to be a girl riot!".
Di lain pihak ada yang melaporkan bahwa Jen menulis, "We need to start a girl riot!".
Setelah itu, Wolfe dan Molly Neuman bekerja sama dengan Kathleen Hanna dan Tobi Vail untuk menciptakan sebauh zine bernama Riot Grrrl.
Nama Riot Grrrl diambil dengan menggabungkan kata 'Riot' dengan zine pertama milik Vail, Jigsaw : 'Revolution Grrrl Style Now'.

Pada 20-25 Agustus 1991, K Records menggelar festival musik indie yang dikenal sebagai International Pop Underground Convention.
Banyak musisi feminis yang tampil, seperti Bratmobile, Heavens to Betsy, Nikki McClure, Lois Maffeo, Jean Smith dari Mecca Normal, 7 years Bitch dan 2 side project milik Kathleen Hanna, yaitu Suture dan Wondertwins.
Dari situ mulai banyak yang saling bertukar informasi melalui zine, telepon, surat, dsb.
Dalam beberapa hari selanjutnya juga akan tampil beberapa band macam : Unwound, L7, The Fastbacks, The Spinanes, Shadowy Man on a Shadowy Planet, Girl Trouble, The Pastels, Kicking Giant, Rose Melberg, Seaweed, Kreviss, I Scream Truck, Scrawl, Nation of Ulysses, The Melvins, Jad Fair, Three Headcoats dan Steve Fisk.

Festival tersebut bukan hanya kembali menyuarakan Do It Yourself, tapi juga tentang prinsip dan kesenangan, bukan karena sekedar meinstream.
Seperti yang diutarakan Beat Happening : "Learn how to NOT play your instrument" dan "hey, you don't have to sound like the flavor of the month, all you have to do is sound like yourselves".
Hal ini mengingatkan kepada prinsip punk rock itu sendiri pada tahun 70-an, dimana di situ disebutkan : "play just 'cause you wanna, no matter what".

Setelah festival tersebut, banyak band yang kemudian menggerakan scene Riot Grrrl.
Antara lain : Mecca Normal, Slant 6, Sta-Prest, Sue P. Fox, Jenny Toomey, Autoclave, Jack Off Jill, Raooul, Nomy Lamm, Excuse 17, Oiler, Canopy, Third Sex, Cheesecake, CWA (Cunts with Attitude), Tattle Tale, Growing Up Skipper, The Need, Team Dresch, Fifth Column, Bangs, Free Kitten, Emily's sassy lime, The Quails, The PeeChees.
Di Inggris ada Huggy Bear, Mambo Taxi , Skinned Teen, Pussycat Trash, The Phantom Pregnancies, Linus, Budget Girls, Sister George dan Coping Saw.
Di Asia sendiri ada Hang on the Box, Nonstop Body, Red Bacteria Vacuum, dan Lolita No. 18.

Di era menjelang akhir 90-an hingga 2000-an perkembangan riot grrrl terus meningkat.
Bukan hanya dari kalangan punk saja yang akhirnya menyuarakan persamaan gender dan feminis, seperti yang dilakukan Spice Girls dengan lagunya 'Girl Power'.
Namun band-band riot grrrl juga tetap tumbuh, seperti Le Tigre, Ladytron, The Donnas, Ted Leo, Some Girls dan The Locust.
Di Indonesia sendiri ada Amazing in Bed yang menyuarakan hak-hak wanita untuk menikmati hidup sama seperti para laki-laki.
Konsep dan semangat Riot Grrrl banyak memunculkan konsep baru seperti yang dilakukan Yeah Yeah Yeahs.
Hingga saat ini mungkin Riot Grrrl sudah jauh berkembang dari awal kemunculannya.


Download Le Tigre - Feminist Sweeptakes album

Thursday, May 20, 2010

Irwan vs Heru

Kali ini gue bakal bahas 2 orang terkutuk di kelas gue, siapa lagi kalo' bukan bos Heru dan Irwan.

Kita lagi getol banget bikin Bos Heru marah, kenapa?
Soalnya dia sama sekali gak bisa marah.
Pernah gue jelek-jelekin tapi dianya malah pasrah! haduuh.
Pernah ditantang sama Irwan, akhirnya mulai terlihat marah.
Ehh... Akhir-akhirnya dia malah bilang 'piye mbah?' sambil ketawa ketiwi.
Kemarin udah gue bikin marah, dia bilang 'kowe nek ngono kuwi yo rasah wong loro barang, nek wani wong siji wae'.
Tapi gue goda, gue bilang 'bos kowe nesu ro aku? kowe wes melu aku ket kelas 1 SMP, saiki kwe nesu ro aku? njangkar kowe'
hahaha, akhirnya dia juga belum lulus ujian marah,

Nah, si Irwan yang terkenal saru, ternyata gak direstui gurunya sendiri, si Vio.
Setelah gue lapor ke Vio kalo' Irwan saru-nya gak ketulungan, Vio berkata, 'Lha iki ki produk gagal e, aku mbiyen salah didik'.
Dan Irwan sedikit kecewa dengan mengatakan, 'wah jebul aku ki produk gagal to'
hahaha,

Aneh-aneh wae cah loro kui..

Saturday, May 15, 2010

Glory Chelsea Glory!

Okay, minggu ini gue gak bakalan banyak posting, cukup 1 aja (haha, lagi kagak ada ide dan lebih banyak males-malesan daripada cari inspirasi).
Tapi ada yang membuat gue mengawali minggu ini jadi lebih 'fresh'.
Emang sih, bukan dapet undian mobil atau dapet cewek baru, tapi ini lebih spesial.
Yaitu, Chelsea juara liga Premier gan!! ahaha, akhirnya Chelsea berhasil menjawab semua keraguan dari semua pihak (termasuk gue, hehehe).
Dari awal musim yang kalah sama tim sekelas Wigan, 3-1.
Michael Essien cedera, Ashley Cole cedera, Petr Cach cedera.
Kalah dari Manchester City dan Tottenham Hotspurs, ampe kasus perselingkuhan John Terry.
Semua itu membuat gue pesimis dengan tim ini.
Tapi akhirnya tekad bulat dan semangat kuat bisa membuat mereka menjadi kampiun.

Semua anggota the big four berhasil mereka kalahkan.
Gak cuma laga tandang gan! Tapi di kandang lawan juga menang!!!
Belum lagi rekor memasukkan gol yang fantastis, lebih dari 100 dan melebihi rekor Man. United musim lalu :D
Jangan lupa, Didier Drogba juga tampil ganas, dia berhasil menjadi top skor mengalahkan Wayne Rooney!!

Sekarang tinggal bagaimana mempertahankan prestasi ini dan memperbaikinya di musim depan.
Viva True Blue!!!

Thursday, May 6, 2010

Hari Tumben Sedunia

Ya, kenapa judulnya kayak gitu?
Karena pada minggu lalu, 31 April 2010, Pak Kepala Sekolah ngasih duit 10 ribu secara cuma-cuma.
Kenapa bisa? Kita liat kronologinya.

Waktu pulang Jum'atan yang dimana rakaat keduanya cuma baca surat 'Alif laaaammmiiiim' langsung rukuk, kita langsung make sepatu di serambi Masjid.
Tiba-tiba Pak Kepala bilang,
'Kene do nggelar kloso, njuk do turon nang kene'
Supri menjawab,
'Nggih Pak, mangkih terus dijakakke nggih?'
Pak Kepala merespon,
'Nek mung 1000 we ono ketoke mau'

Sial bagi Pak Kepala, tampaknya gak ada duit seribuan.
Alhasil, dia ngasih 2 lembar 5ribuan!! Woow!!
Supri pun malu tapi mau, tapi akhirnya mau tapi malu.
Dan diterimalah uang tersebut, buat jajan 6 orang.

Ya duitnya gak seberapa, tapi kalo' sering-sering boleh juga, hahaha.

Pengakuan Bos Heru

Assalamu'alaikum wr.wb. (lho ada apa nih? tumben banget pake salam?)
Yak, kayak konferensi pers gitu deh.
Kayak waktu KD menjelaskan bahwa dia pengen mnegakhiri hubungannya dengan Raul Lemos.
Kali ini gue mau klarifikasi, tapi bukan tentang gue.
Ini tentang Bos Heru yang akhirnya memberikan kesaksiannya setelah 3 tahun misteri itu tidak terkuak.

Pada gak tau misteri apa? Bukan misteri kenapa Bos Heru tampan lho!
Ya udah gue cerita dulu.
Jadi, Bos Heru dulu adalah anak yang lucu, cool dan kalo' berargumen bisa sangat hebat.
Nah, sewaktu kelas 7, tepatnya pasca-gempa yang melanda DIY 2006 lalu, Bos Heru berubah drastis.
Ya emang gak berubah drastis kayak Ben 7 atau Power Rangers, tapi pelan namun pasti Bos Heru berubah.
Bukan berubah jadi tampan kayak Leonardo Di Caprio atau jadi cantik kayak Katy Perry, tapi jadi aneh (kayak Shrek, haha).
Ya, jadi aneh, pendiem, jarang bercanda kayak dulu, lebih banyak seriusnya!

Waktu itu temen-temen sekelas juga pada bingung.
Ada apa nih anak? Kok aneh gini.
Kita terus mencari-cari tahu, kenapa nih anak berubah gini.
Dari kelas 7 akhir ampe kelas 8.
Apa rumahnya ancur terus dia sedih berkepanjangan.
Atau beruangnya meninggal atau gimana?
Kita gak tahu.

Tapi akhirnya, baru setelah kelas 11, Bos Heru mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi.
Dia berkata bahwa setelah gempa itu Bos Heru mengalami sakit (yang ngakunya sakit biasa) tapi cukup lama.
Terus dia juga sunat tapi gak sembuh-sembuh (FYI : Bos Heru sunat pas kelas 7).
Dan kata dia, dia merasa gak punya temen di sekolah (kata siapa Bos? Lo anggep gue apa?).
Terus dia juga merasa kenapa kok penyakitnya gak sembuh-sembuh, apakah sudah mendekati ajal?
Terus waktu sholat Isya' (4 rakaat kata Bos Heru), Ia merasa harus bertaubat kepada Allah.
Ia merasa hidupnya sudah tidak nyaman lagi dan mendekati akhir.
Dan alhasil, semenjak itu Bos Heru jadi siswa yang serius dan tidak pernah bercanda.
Dan jujur, gue merasa gak enak dengan keadaan kayak gini.
Temen-temen juga gitu.

Tapi syukur alhamdulillah, waktu kelas 9 Bos Heru 'sudah sembuh'.
Dia mulai mau bercanda lagi kayak biasa, ngelawak kayak biasa, dsb.
Tapi dampaknya, sekarang Bos Heru jadi super-duper aneh daripada Bos Heru sebelum aneh. (hehe, piss Bos)
Maaf Bos kalo' selama ini anak-anak nyiksa kamu!!
Jangan dendam dan marah ya!!
Salam WC!!

Awal Putih Abu-Abu

Mari kita flashback ke masa-masa di mana gue terjebak, terjebak masuk di kurungan tak nyata ini.
Kurungan yang bernama Casello.

Okay, Casello tentu bukan tujuan penerbanganku.
Karena gue gak mau jatuh di tengah perjalanan kalo' gue menginginkan tujuan yang lebih jauh.
Sumpah, 3 tahun sekolah di Wates bukan berarti gue tau banyak tentang Casello.
Yang gue tau cuma : Casello itu ke utara dikit lalu naik, pintu gerbangnya pas tikungan.

Waktu pendaftaran gue sendiri tanpa wejangan Orang tua (yaiyalah, deket sama sekolah gue).
Gue bareng temen-temen SMP kayak bos Heru, Ibnu, Dian, dll.
Pertama kali yang dicari Bos Heru selain tempat pendaftaran adalah : WC.
Kita juluki dia sebagai WC-maniac saja ya?

Gue inget banget waktu diajak ngobrol sama pak Zidni.
Tanggapan pertama gue adalah : wah, ternyata gurunya baik banget ya di sini (ya walaupun akhirnya banyak yang enggak!)
Dan Pak Zidni bertanya berapa NEM gue, dan dia mengusulkan agar langsung memasukkan nilai tersebut, tapi gue menolak.

Setelah diterima, gue ditempatkan di kelas XE, satu kelas sama Yosi dan Toni, 2 berandalan waktu SMP (hahaha).
Waktu masuk di hari pertama, gue termasuk berangkat awal.
Di depan kelas XE ada 2 orang aneh, yang satu cukup berwibawa dengan memakai celana skinny dan yang satu tinggi dan wajahnya kayak Bekantan.
Yang berwibawa itu gue ajak kenalan, dan dia mengenalkan bahwa namanya Danis (dan akhirnya lebih dikenal sebagai Vio alias Jangkrik alias Gaco).
Dan yang satu bernama Bayu, gak banyak omong, namun cukup bersahabat.

Siswa yang lain rata-rata udah gue kenal, kayak Yuda, Hanif, Fito, Bos Heru dan cewek-ceweknya banyak yang gue kenal, terutama Bella, Desy dan Latifah.
Ada anak yang badannya keker, namanya Adhi.
Kemudian ada yang kecil, namanya Irwan.
Ada yang terlihat pinter karena berkaca mata namun ternyata menghanyutkan bernama Fajrian serta temannya yang bernama Yuli.
Namun ada satu yang berbeda, cowok item dengan logat aneh, cowok itu bernama Bogie.
Jujur gue mengira bogie itu berbadan besar dan sangar, ternyata kurus dan item (haha, sorry Bog).

Masa-masa MOS sungguh gak asik buat gue, membosankan dan eneg.
Walaupun kadang lucu gara-gara Bogie kentut atau tingkah Irwan yang membaca puisi '..Because I Love You', tapi gak membuat rasa bosan gue reda.
Belum lagi jam pelajaran yang lebih lama dari waktu SMP, jadi bikin boring dan pengen cepet pulang.
Awalnya gue kurang betah berada di kelas ini, namun lama-kelamaan gue seperti menemukan 'keluarga' di sini.
Ada banyak tawa dan solidaritas di sini.
Sama seperti waktu SMP, di sini begitu komplit.
Kejahilan dan kebodohan selalu menjadi menu wajib di setiap hari.
Gue sangat merindukan suasana kelas itu :)

Bieber = Irwan

Anda tahu siapa foto di atas?
Ya, itu dia si Justin Beaver, eh, Justin Bieber yang lagi digandrungi cewek jaman sekarang.
Kecilnya terlihat culun ya?
Tak beda jauh dengan yang satu ini.
Mbah Irwan, yang mungkin dalam beberapa tahun lagi akan digandrungi wanita kayak Justin Bieber.
Hahaha.