Saturday, July 24, 2010

Trio Gemblung

(ki-ka) Mbah Irwan - Bos Heru - Fito

Okay, mereka emang bukan Jonas Brothers atau Tree Musketeers, tapi mereka lebih kompak dari itu!
Ya, gue namakan mereka trio gemblung.
Mereka adalah Irwan, Bos Heru dan Fito.
Gue udah tau kalo' Bos Heru dan Irwan adalah manusia-manusia gila (dengan rambut gundul ala biksu), tapi Fito?
Ya, diam-diam Fito memendam hasrat untuk menjadi 'gila', dan itu tersalurkan bersama Bos Heru dan Irwan.

Gue terkadang berpikir dan bertanya-tanya..
Ketika gue melihat mereka bertiga mojok di kelas, kemudian ada tawa yang menghiasi pembicaraan mereka, sebenarnya apa yang mereka perbincangkan?
Setelah gue telisik, terkadang mereka hanya membicarakan yang menurut kita 'gak penting'.
Tapi kalo' kita logika lebih lanjut, ternyata yang mereka bicarakan tidak masuk akal dan berujung hal yang bodoh.

Permainan tebak koin antara Irwan dan Bos Heru, dengan perjanjian yang salah nebak dipoles kepalanya.
bos Heru sama mbah Irwan geje

Emang, gak usah bahas apa yang mereka omongin, tingkah Bos Heru aja udah sangat lucu.
Belum lagi kalo' ditambah guyonan mbah Irwan yang kadang ngeselin.
Nah, yang terakhir plesetan Fito yang lumayan 'gak bermutu'.

Karen O in My Heart


Siapa yang gak tau cewek yang satu ini?
Jangan cuma tau Taylor Swift atau Hayley Williams aja.
Bisa dibilang cewek ini adalah penerus Bjork dan pendahulu Lady Gaga dalam urusan fashion.

Ya, vokalis Yeah Yeah Yeahs dan rekan Nick Zinner ini emang sangat konsisten dengan gaya uniknya.
Karen Lee Orzolek, atau temen-temen lebih kenal sebagai Karen O.
Cewek yang lahir pada 22 November 1978 ini adalah blasteran Korea dan Polandia.
Ia lahir di Korea Selatan dan besar di New Jersey, Amerika Serikat.
Ia kuliah di Oberlin College yang kemudian pindah ke New York University.
Di awal karir bersama Yeah Yeah Yeahs, penampilan Karen O bisa dibilang sangat nyentrik di setiap penampilan live-nya.
Itu tidak lepas dari campur tangan dari rekannya, Christian Joy, yang juga merupakan desainer fashion.
Karen bahkan pernah ditawari untuk menjadi model cover majalah Playboy.
Namun Ia mengatakan bahwa dirinya tidak ingin melakukannya, namun Ia tidak tahu apabila suatu saat nanti Ia berubah pikiran.

Pernah, ketika tour di Australia pada Livid Festival di tahun 2003, Ia mengalami kecelakaan akibat jatuh dari panggung karena menari dengan ugal ugalan.
Kemudian Ia harus dibawa ke rumah sakit.
Beberapa hari kemudian, Ia kembali tampil dengan kursi roda!!
Sangat total demi penggemarnya, ckckck.

Selain di Yeah Yeah Yeahs, Karen O juga memiliki proyek kecil-kecilan bernama 'Native Korean Rock'.
Pada film 'Jackass 2', Karen O bersama musisi elektronik Peaches dan Johnny Knoxville menghasilkan sebuah soundtrack berjudul 'Backass'.

Ya mungkin itulah Karen O, yang bagi sebagian orang dia seperti 'orang gila'.
Namun banyak musisi yang berkiblat padanya, khususnya untuk vokalis cewek.

Kontroversi Paramore

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata 'Paramore'?
Gue yakin sebagian besar akan menjawab 'Hayley Williams'.
Tidak perlu munafik ketika Hayley Williams mencuri hati para kaum pria.

Band yang aktif sejak tahun 2004 ini terdiri dari Hayley Williams, Duo Farro (Josh dan Zac), Taylor York dan Jeremy Davis.
Band ini bisa dibilang menuai sukses di kancah permusikan internasional.
Terutama, single mereka yang dijadikan sebagai soundtrack film Twilight, 'Decode', ikut mendongkrak popularitas mereka.
Sangat terlihat dari pergerakan masyarakat, khususnya Indonesia, yang kemudian menggandrungi Paramore.
Nah, ini yang kemudian menjadi kontroversi.

Oke, sebelum gue bahas pro dan kontra ini, mari gue perkenalkan terlebih dahulu kapan gue bisa kenal Paramore.
Ini bermula ketika gue masih SMP dan masih sangat sering mendengarkan acara 'Overall (Overload & Alternative)' di radio Prambors FM yang dibawakan Adit Aceng.
Waktu itu yang jadi lagu andalan adalah 'Emergency', jujur gue suka lagu itu dan penasaran dengan band ini.
Dan ketika Adit Aceng bilang penyanyinya adalah Paramore langsung gue tulis.
Waktu itu karena belum tahu, gue nulisnya 'Paramour' (maklumlah baru pertama kali).
Dan setelah mencari-cari lagunya, ternyata simbah Google mengoreksi kesalahan gue menjadi 'Paramore'.
Tahun berlalu dengan lagu Pressure, Misery Bussiness, dll.
Sampai ketika di MTV gue liat Paramore dengan lagu Crushcrushcrush, gue lihat ternyata vokalisnya cantik.
Dan dialah Hayley Williams, setelah itu gue cari wallpaper Paramore, haha
bisa dibilang gue cukup telat kenal sama Hayley-nya, hahaha.



Ke pokok masalah, banyak fans Paramore yang terdahulu yang tidak suka dengan kehadiran fans Paramore yang baru.
Yang mereka maksud dengan fans yang baru adalah fans yang baru muncul setelah film Twilight.
Ya, Robert Pattinson, dkk. emang bisa dibilang sebagai magnet raksasa.
Itu yang memicu anggapan bahwa fans baru hanya 'sok tau'.
Itu terlihat dari obrolan di forum fans Paramore yang mengatakan bahwa fans yang mengaku fans setelah lagu decode bukanlah 'real fans'.
Kita tahu, budaya orang barat memang mengatakan apa yang sebenarnya ingin mereka katakan.
Mungkin fans Paramore pra-Decode kurang nyaman dengan fans Paramore Post-Decode yang rata-rata adalah penggila Twilight.
Well, anda termasuk yang mana? Silakan anda nilai sendiri.
Namun terlepas dari kontoversi di atas, Paramore emang mantep dengan Hayley-nya, hahaha.

Up and Down of the Monster Jackers

Yap, ada mas Momo pada vokal dan gitar, Zuhdil pada gitar, Novan pada bass, Ismed pada Keyboard dan Andi de Babon pada drum.
Mereka adalah Captain Jack, sebuah band dari Yogyakarta yang tampaknya 'lahir kembali' di hati penggemar maniaknya.


Gue teringat ketika waktu itu gue masih kelas 6 SD, sering mendengarkan lagu Captain Jack yang berjudul 'Sempurna' khususnya di radio.
Pernah juga waktu itu videonya nongol di MTV beberapa kali.
Memang musikalitas mereka bisa dibilang di atas rata-rata dengan lirik lagu yang dianggap bisa mencerminkan perasaan kita sehari-hari.
Kemarahan, kecemburuan sosial, rasa frustrasi, semuanya hampir digarap dengan apik.
Namun jujur, gue bukan fans berat mereka dan hanya mengetahui dan menyukai beberapa lagu saja.

Kemudian waktu gue kelas 9 awal kalo' gak salah, muncul pergerakan 'kembali' dari temen-temen gue (khususnya yang cowok dan tinggal di sekitaran Wates).
Gue dengar beberapa mereka menyanyikan lagu-lagu Captain Jack dari album 'SOME THINK ABOUT' kalo' gak salah.
Yang kebetulan beberapa lagu dalam album tersebut adalah garapan ulang (bahkan sama) dari album EP mereka.
Mereka menyanyikan 'Sempurna', 'Munafik', 'Pahlawan', dll.
Mungkin mereka merasa bahwa hanya mereka yang mengetahui band Captain Jack dan lagu-lagunya.
Atau bahasa gaulnya 'Die Hard Fans'-nya Captain Jack atau sering kita dengar sebagai Jackers atau Monster Jackers.
Bahkan kalo' mengejek orang lain yang gak berkata jujur, ada yang bilang 'munafik..' dengan nada di lagu munafik.
Hahaha, emang total abis mereka.
Namun sekarang loyalitas mereka dipertanyakan, yang awalnya mereka so hard dengan Captain Jack, tampaknya mereka sendiri yang 'munafik'.

Nah, berbeda dengan fans jaman sekarang.
Yang bisa dibilang pergerakannya lebih massive dan terorganisir, terutama di Kulon Progo.
Memang Captain Jack sekarang memiliki 'chemistry' yang tidak mereka miliki di waktu-waktu sebelumnya.
Terutama solidaritas mereka maupun Jackers itu sendiri sebagai penggeraknya.
Bahkan di sekolah gue, ada satu kelas yang hampir seluruh penghuninya adalah Monster Jackers, mantep gak tuh?
Eksistensi mereka bisa dilihat melalui account Facebook mereka yang memasang Captain Jack sebagai musik favorit mereka.
Belum lagu update status mereka yang berisikan lirik-lirik lagu dari Captain Jack.
Kemudian jadwal manggung Captain Jack yang selalu mereka update dan mereka hadiri.
Bisa juga dilihat dari sticker yang menempel di helm atau motor, kaos yang mereka buat sendiri, yang itu semua menunjukkan totalitas mereka sebagai fans.
Dan gue harap totalitas mereka benar-benar totalitas yang tak akan pudar seiring bergesernya pasar musik Indonesia.
Keep your spirit guys!

(maaf kalo' ada salah, mohon koreksinya)

Friday, July 16, 2010

Gummy Throat

Hari itu hari Jum'at, lupa tanggal berapa.
Yang pasti hari itu adalah jam terakhir dan ulangan perbaikan kimia.
(parah bangeeet....)
Tapi kayaknya ini bukan perbaikan.
Soalnya mau perbaikan apa gak nilainya gak baik-baik.

Nah, ketika gue stuck di suatu soal, gue butuh penambah stamina biar bisa ngerjain.
Kalo' kata mbah Marijan biar bisa 'Rosa!!!'.
Gue minta lah itu permen (permen apa bukan sih) Happydent White (kayak gak ada makanan lain yak -,-)
Lantas gue kunyah itu permen yang ternyata kayak permen karet (ndeso banget..).

Ketika permen itu mencapai pada suatu titik dimana rasanya anyep (baca : hambar), gue diajak ngobrol sama siapa gue lupa.
Yang pasti, ketika ngobrol itu, tuh permen ketelen!!
Weits, piye iki??

Bayu bilang gue bakal mati gara-gara makan tuh permen karet.
Tapi gue bilang, 'ako seh rapopo wae mati, mati sahid, haha'
'sing mesakke ki kowe nek aku mati, ra ono sik nyontoni, haha' tambah gue.

walaupun waktu itu gue gak khawatir, gue coba buat muntahin biar rada entengan di kerongkongan gue.
Tapi hasilnya? gak keluar!!!
Dan akhirnya pikiran jahat merasuki otakku, 'gimana kalo akhirnya tuh permen karet nyangkut di kerongkongan gue terus nahan makanan makanan yang mau masuk ke lambung?'.
Paraaaah.....

Pikiran yang bodoh dan aneh, dan waktu itu gue minum air anget yang banyak dan makan biar tuh permen karet kedorong masuk.
Paginya, leher gue rasanya gak nyaman banget.
Awalnya gue kira beneran nyangkut, setelah dipikir mungkin gara-gara kontraksi waktu gue coba muntahin terlalu keras.
Dan alhasil sampai sekarang gue masih idup dan bisa nulis posting ini (gak tau juga kalo abis posting ada apa-apa *amit-amiit...*)

(Sebelum posting ini gue sempet kesedek kacang atom *parah banget nih*)

6th Grade Journeys

Oke gan, lama banget gue kagak cerita-cerita tentang pengalaman bodoh gue.
Ada beberapa alasan, salah satunya lagi mampet ide (ini yang paling fatal).
Dan kali ini gue bakal balik lagi walaupun cuma satu postingan, hehehe.

Gue bakal nginget-nginget waktu gue masih kelas 6 SD.
Waktu itu gue ikut les di Primagama Tendean (Wirobrajan ke selatan).
Tiap hari naik bus dari rumah (bayangkan aja dari Sentolo menuju Wirobrajan tiap hari pulang balik berangkat jam setengah 2 pulang jam 5).
Yang paling apes dan memeng adalah ketika bulan Puasa dan musim ujan.

Yap, bulan puasa gue musti berangkat siang-siang, mana panas banget, belum lagi kernet busnya bikin marmos gitu.
Parah lagi kalo pas musim ujan, mana deresss banget, gludak gluduk.
Terutama kalo' jam-nya pulang, mana busnya kadang penuh, di depan Primagama kagak ada halte-nya -,-

Gue dulu les-nya bareng Odik sama Ifas (entah apa kabar nih anak).
Tapi lebih sering bareng Ifas karena Odik lebih sering di-anter jemput.
Nah, kalo' Gue sama Ifas pulang biasanya milih bus yang pintunya 2, kayak Menoreh, Kukuh sama Sumber Rejeki 88 (ini bus apa salep sih?) soalnya cepet, kagak ngetem dulu di Wirobrajan.
Gue inget banget kalo' pulang, Ifas pasti bergelantungan di besi yang buat pegangan di dalam bus.
Sumpah gue kadang malu karena diliatin orang -,-.
Tapi emang kocak sih.

Pernah sekali waktu gue sama Ifas salah naik bus.
Kita udah ngincer satu bus Kukuh yang warnanya ijo, kita langsung naik dengan PD-nya.
Nah setelah lewat Wirobrajan baru kita nyadar kalo' bus itu ke utara terus dan menuju Tempel.
Karena kita naik bus Prayoga jurusan Jogja-Tempel.
Kita langsung bilang 'kiri pak'.
Niatnya sih kagak bayar, tapi apesnya kernetnya marah, kita ya musti bayar.

Trus ada lagi niat pengen seneng akhirnya jadi apeeeees banget.
Waktu itu cuacanya rada mendung, gue sama Ifas niatnya pengen nebeng VW-nya Odik, biar lebih gampang dan tenang.
Kita nunggu lumayan lama, mana rintik-rintik udah turun, kalo' kata orang sih gerimis mengundang.
Kalo' kata lagu sih di bawah payung hitam ku berlindung, tapi boro-boro, daun pisang aja kagak ada.

Terus akhirnya tuh mobil Van dateng, seneng donk.
Tapi pas di dalem kita dikasih tau sama Odik kalo' mobilnya mau ke Tegalrejo dulu.
Gak tau, kayaknya ada sedikit urusan keluarga gitu deh.
Tapi gak apa-apa deh, kayaknya cuma bentaran doang.

Tau gak, di dalam akhirnya gue mati kutu, padahal kutu yang di deket gue aja belum mati.
Gue bosen nunggu, kirain bakal enak dan cepet ampe rumah, eh.. malah gini.

Nah akhirnya pulang dengan perasaan rada dongkol plus sebel.
Lah, pas nyampe Lapangan Brimob Sentolo gue minta berhenti di situ, karena Bapak gue udah nunggu di situ.
Eh malah dianter ampe perempatan desa gue dan pahitnya musti jalan kaki ampe rumah lagi T.T
Gue kasian sama bapak gue dan gue sendiri tentunya, huhuhu
Ya itulah kisah jaman SD -,- kadang pahit emang,
Sekian..

Antara Afrika Selatan dan Indonesia

Yap, Piala dunia telah berakhir Minggu dini hari lalu dan Afrika Selatan telah sukses menyelenggarakan turnamen sepak bola terakbar di dunia tersebut.
Dan menobatkan juara baru, yaitu Spanyol.
Spanyol yang mengalahkan Belanda melalui perpanjangan waktu lewat sebuah gol dari Andres Iniesta juga tetap menjadikan Belanda sebagai tim yang berpredikat sebagai 'juara tanpa mahkota'.

Banyak kontroversi dan drama yang terjadi di piala dunia Afrika Selatan 2010.
Dari vuvuzela yang dirasa mengganggu pemain yang bertanding di dalam lapangan dan bola 'jabulani' yang dianggap terlalu ringan sehingga bola bergerak tidak beraturan.
Dari tim-tim yang bertanding juga menyuguhkan drama dan hasil yang berada di luar prediksi.
Afrika Selatan menjadi tuan rumah pertama yang gagal melaju ke babak selanjutnya.
Hal tersebut menyusul lolosnya 2 tim kuda hitam, Uruguay dan Meksiko yang juga berhasil menyingkirkan Prancis di fase grup.

Di grup B juga tidak kalah mengejutkan.
Amerika Serikat berhasil menduduki posisi pertama di atas Inggris.
Kemalangan Inggris sendiri dimulai ketika Robert Green melakukan blunder saat menghadapi Amerika Serikat.
Lolosnya Amerika Serikat didapat berkat kerja keras yaitu ketika pertandingan melawan Aljazair akan berakhir dengan skor kacamata, seorang Landon Donovan berhasil mencetak sebuah gol dan meloloskan AS ke babak 16 besar.
Amerika Serikat berhasil menyingkirkan Slovenia yang kalah melawan Inggris di pertandingan terakhir.

Di grup C, Korea Selatan bisa dikatakan sebagai kuda hitam.
Korea Selatan berhasil menyingkirkan Elang Super dari Afrika, Nigeria dan juara Eropa tahun 2004, Yunani.
Argentina berhasil menyabet poin penuh dari tiga pertandingan.

Di grup D, Ghana mengejutkan semua pihak.
Ghana yang pada 2 pertandingan pertamanya selalu mendapat hadiah penalti berhasil menyingkirkan Australia dan Serbia.
Serbia yang pada pertandingan kedua berhasil mengalahkan Jerman pun gagal melaju ke babak 16 besar.
Apes bagi Australia, yang dalam 2 pertandingan pertama harus kehilangan Tim Cahill dan Harry Kewell dan berujung tidak lolosnya tim soceroos.
Tim panser dengan daya juang tinggi berhasil lolos dari lubang jarum.

Di grup E, Jepang menunjukkan keperkasaannya.
Mereka berhasil mengalahkan Kamerun dan Denmark dan hanya kalah 1-0 dari pemuncak klasemen, Belanda.
Belanda sendiri mengemas 9 poin, sedangkan Denmark dan Kamerun tidak dapat memberikan perlawanan yang berarti.

Di grup F, kejutan besar terjadi.
Sang juara bertahan gagal melaju ke babak 16 besar karena kalah bersaing dengan Slovakia dan Paraguay.
Bahkan Italia menjadi juru kunci sedangkan Selandia Baru justru menunjukkan bahwa mereka tak pantas dianggap remeh.

Di grup G, Brasil dan Portugal tetap menjadi yang dominan.
Meskipun di pertandingan pertama Korea Utara berhasil memberikan perlawanan, namun di pertandingan selanjutnya mereka tidak mampu mengimbangi Portugal yang menghajar mereka 7-0 dan Pantai Gading 3-1.
Didier Drogba yang belum terlalu fit harus merelakan timnya gagal lolos ke babak selanjutnya.

Di grup H, Chile cukup mengejutkan dengan lolosnya mereka ke babak selanjutnya.
Spanyol yang kalah di pertandingan pertama melawan Swiss akhirnya lolos meskipun selalu menang dengan skor yang tipis.
Swiss dan Honduras akhirnya hanya menjadi penggembira di piala dunia 2010.

Di babak 16 besar terjadi banyak drama dan kontroversi.
Dimulai dari ghana yang berhasil menyingkirkan Amerika Serikat, Paraguay yang pertama kali berhasil lolos ke perempatfinal setelah mengalahkan Jepang.
Kontroversi menghiasi ketika Jerman bertemu Inggris, ketika keadaan 2-1 untuk Jerman, Frank Lampard berhasil memasukkan bola ke gawang Manuel Neuer, namun wasit Larrionda tidak melihat bola tersebut telah melintasi garis gawang dan play on.
Dan akhirnya Inggris kalah 4-1 dan wasit tersebut dipulangkan ke Uruguay, Jerman pun melaju.
Meksiko juga dirugikan dengan keputusan Rosseti yang mengesahkan gol pertama Argentina yang sebenarnya offside.
Meksiko kalah 3-1.
Portugal dengan Cristiano Ronaldo-nya gagal meladeni permainan kolektif Spanyol.
Uruguay berhasil mengalahkan tim ginseng, Korea Selatan.
Brasil tanpa kesulitan menundukkan Chile, begitu juga Belanda yang berhasil mengalahkan tim kuda hitam, Slovakia.

Di babak Quarter-final, kembali terjadi drama.
Ketika pertandingan Ghana melawan Uruguay berakhir 1-1 dan dilanjutkan melalui perpanjangan waktu, Luiz Suarez menahan bola yang hampir masuk ke gawang dengan tangan, penalti untuk Ghana.
Ghana berkesempatan besar untuk lolos ke semifinal melalui penalti yang diambil Gyan Asamoah.
Namun Asamoah gagal menunaikan tugasnya dan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Di babak adu penalti, Muslera bermain baik dan Uruguay menang dan lolos ke babak selanjutnya.
Belanda yang tertinggal 1-0 melalui gol Robinho berhasil menang dengan skor 2-1.
Diawali kesalahpahaman antara Felipe Melo dan Julio Cesar, Sneijder berhasil mencetak gol pertama.
Akibat provokasi dari Robben, Felipe Melo bertindak kasar padanya dengan menginjak kakinya yang berakibat kartu merah baginya.
Belanda yang sedikit diuntungkan berhasil unggul melalui sundulan Sneijder dari sepak pojok, Belanda lolos menantang Uruguay.
Banyak pendukung Brasil yang beralasan bahwa kekalahan tim mereka akibat ketularan sial dari Mick Jagger yang sebelumnya mendukung Amerika Serikat dan Inggris yang sebelumnya telah gugur.

Argentina menantang Jerman yang superior.
Namun apa daya, Argentina dicukur 4 gol tanpa balas.
Kali ini bukan Madonna yang menyanyi 'Dont cry For Me Argentina' namun Maradona yang banyak memberikan harapan bagi pendukung mereka.
Ini juga menjadi tamparan bagi Tevez yang sempat mengatakan 'Runner up hanya untuk pecundang, dan kami lah juaranya'. Sekarang? Final saja mereka tidak sampai, lantas apa istilah bagi mereka?
Spanyol juga menjalani pertandingan penuh drama.
Paraguay mendapat tendangan penalti namun gagal, begitu juga Spanyol.
namun akhirnya David Villa datang sebagai penyelamat.

Di babak semifinal, Uruguay yang tidak diperkuat Suarez tidak mampu membendung laju Belanda.
Sedangkan di pertandingan lain, seperti yang diramalkan Paul si gurita, Jerman kalah oleh Spanyol.
Hal tersebut menjadikan 2010 dipastikan mendapatkan juara baru.

Di perebutan tempat ketiga, terjadi dejavu tahun 1970 ketika pada perebutan tempat ketiga Uruguay kalah 3-2 dari Jerman.
Di pertandingan ini Forlan bermain sangat apik.

Di pertandingan final Spanyol berhasil menaklukan Belanda 1-0 lewat gol semata wayang Iniesta yang Ia persembahkan kepada mendiang Daniel Jarque.
Belanda bermain sangat keras, terbukti dengan keluarnya banyak kartu kuning bagi mereka, termasuk kartu merah untuk Johny Heitinga.

Piala dunia 2010 juga melahirkan banyak bintang seperti Luiz Suarez, Diego Forlan, Gyan Asamoah, Mezut Ozil, Thomas Mueller, Wesley Sneijder, Arjen Robben dan David Villa.
Namun sekarang piala dunia 2010 telah berakhir dan Spanyol menjadi juaranya.
Sekarang tinggal bagaimana Indonesia dan kita semua menyikapinya.
Apakah kita akan terus bermimpi untuk menjadi tuan rumah piala dunia?
Atau justru membina bibit-bibit baru untuk ditempa menjadi pemain berkualitas dan mampu meloloskan negara ini dengan jerih payah dan kemampuan kita sendiri, bukan sekedar sebagai tuan rumah.
Apa untungnya jika kita berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia namun kualitas persepakbolaan kita tidak pernah beranjak?
Kita hanya akan menjadi lumbung gol bagi negara tamu yang lain dan itu lebih memalukan dan menyakitkan.
jadi kami mohon kepada bapak-bapak di PSSI agar bertugas dengan semaksimal mungkin untuk negara ini, toh negara ini telah membayar anda sekalian untuk bekerja.

Fuji Rock Festival 2010

Fuji Rock Festival merupakan festival rock tahunan yang diadakan di Neaba Ski Resort, Prefektur Niigata, Jepang.
Diselenggarakan selama 3 hari terakhir (weekend) di minggu ketiga bulan Juli.
Acara ini diselenggarakan oleh Smash Japan dengan melibatkan lebih dari 200 musisi Jepang dan Internasional.
Ini adalah festival terbesar yang diadakan di Jepang.
Pada tahun 2005 saja yang menghadiri mencapai 100.000 pengunjung.

Peta Fuji Rock Festival

Terus kenapa bisa dinamakan Fuji Rock Festival? Padahal Fuji gak berada di Niigata?
Ini dikarenakan pada penyelenggaraan pertama, yaitu pada tahun 1997 diadakan di kaki gunung Fuji, jadi dinamakan Fuji Rock Festival.
Dan sejak tahun 1999, festival tersebut diadakan di Naeba, sebuah resort Ski.
Tempat ini sangat mengagumkan, bisa dibilang ini adalah festival musik terbersih di seluruh dunia.

Ada panggung utama dan pendukung di Fuji Rock Festival.
Panggung utamanya adalah The Green Stage yang mampu menampung 50.000 penonton.
Panggung lain di antaranya the White Stage, the Red Marquee, Orange Court, Field of Heaven, Planet Groove, Sunday Session, Palace of Wonder, Rookie A-Go-Go, Day Dreaming dan Gypsy Avalon.
Sebelum hari pertama (Kamis malam) biasanya diadakan festival tersendiri, yaitu pertunjukan seni tradisional Jepang, Undian hadiah, festival makanan, cosplay dan kembang api.

Kemungkinan Fuji Rock Festival tahun ini diselenggarakan pada 30 Juli hingga 1 Agustus.
Ini dia daftar artis yang akan mengisi acara di Fuji Rock Festival 2010 (Fuji Rock Festival 2010's Lineup)

Green Stage :
- Muse
- Them Crooked Vultures
- Ken Yokoyama
- Mutemath
- The Cribs
- ASH
- Superfly
- Roxy Music
- John Fogerty
- Jamie Cullum
- John Butler Trio
- Hawaiian6
- Chris Cunningham
- Massive Attack
- Atoms for Peace
- Boom Boom Satellites
- Vampire Weekend
- Donavon Frankenreiter
- Ocean Colour Scene
- Asian Kung-Fu Generation
- Scissor Sister

White Stage :
- !!!
- Corinne Bailey Rae
- Special Others
- Toe
- Jaga Jazzist
- Local Natives
- Grapvine
- The Bawdies
- MGMT
- One Day as a Lion
- The Cro-Magnons
- Straightener
- Third Eye Blind
- Vato Negro
- Bloodthirsty Butchers
- Dohatsuten
- Belle & Sebastian
- Ian Brown
- LCD Soundsystem
- Foals
- Riddim Saunter
- Namba Akihiro
- Matt & Kim

Red Marquee :
- Broken Social Scene
- The XX
- Broken Bells
- Mike Snow
- Ogre You Asshole
- Super Junky Monkey
- Flogging Molly
- TBC
- 22-20s
- Pontiacs
- Detroit Social Club
- Parachute
- Triceratops
- Lite
- Air
- Hot Chip
- Bufallo Daughter
- Codeine Velvet Club
- Alberta Cross
- Yeasayer

Planet Groove :
- Beardyman
- Mad Professor
- Rusko
- Magnetic Man
- Z Trip

Tribal Circus :
- Riva Starr
- Boys Noize
- Mylo
- Ivan Smagghe

Field of Heaven :
- Char
- Sonhouse
- Taylor Hawkins & the Coattail Riders
- The Entrance Band
- Mustang
- ILL
- Kicell
- Derek Truck & Susan Tedeschi Band
- Trombone Shorty & Orleans Avenue
- Kitty Daisy & Lewis
- Theatre Brook
- Overground Acoustic Underground
- Razoku
- Moe
- Diane Birch
- Ozomali
- Mountain Mocha Kilimanjaro
- Sunday Morning Jam

Orange Court :
- Magma
- Dirty Projectors
- Zappa Plays zappa
- Ovall + 45Trio + Conguero Tres Hoofers
- Hikashu
- Ego-Wrappin' & the Gossip of Jaxx
- Emiline Michel
- Laruda
- Toyoda Yuoz & Yuzoband
- dan lain-lain

Untuk mengetahui siapa saja artis yang ikut serta dalam Fuji Rock Festival bisa dilihat di
http://www.fujirockfestival.com/artist/