Saturday, July 24, 2010

Kontroversi Paramore

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata 'Paramore'?
Gue yakin sebagian besar akan menjawab 'Hayley Williams'.
Tidak perlu munafik ketika Hayley Williams mencuri hati para kaum pria.

Band yang aktif sejak tahun 2004 ini terdiri dari Hayley Williams, Duo Farro (Josh dan Zac), Taylor York dan Jeremy Davis.
Band ini bisa dibilang menuai sukses di kancah permusikan internasional.
Terutama, single mereka yang dijadikan sebagai soundtrack film Twilight, 'Decode', ikut mendongkrak popularitas mereka.
Sangat terlihat dari pergerakan masyarakat, khususnya Indonesia, yang kemudian menggandrungi Paramore.
Nah, ini yang kemudian menjadi kontroversi.

Oke, sebelum gue bahas pro dan kontra ini, mari gue perkenalkan terlebih dahulu kapan gue bisa kenal Paramore.
Ini bermula ketika gue masih SMP dan masih sangat sering mendengarkan acara 'Overall (Overload & Alternative)' di radio Prambors FM yang dibawakan Adit Aceng.
Waktu itu yang jadi lagu andalan adalah 'Emergency', jujur gue suka lagu itu dan penasaran dengan band ini.
Dan ketika Adit Aceng bilang penyanyinya adalah Paramore langsung gue tulis.
Waktu itu karena belum tahu, gue nulisnya 'Paramour' (maklumlah baru pertama kali).
Dan setelah mencari-cari lagunya, ternyata simbah Google mengoreksi kesalahan gue menjadi 'Paramore'.
Tahun berlalu dengan lagu Pressure, Misery Bussiness, dll.
Sampai ketika di MTV gue liat Paramore dengan lagu Crushcrushcrush, gue lihat ternyata vokalisnya cantik.
Dan dialah Hayley Williams, setelah itu gue cari wallpaper Paramore, haha
bisa dibilang gue cukup telat kenal sama Hayley-nya, hahaha.



Ke pokok masalah, banyak fans Paramore yang terdahulu yang tidak suka dengan kehadiran fans Paramore yang baru.
Yang mereka maksud dengan fans yang baru adalah fans yang baru muncul setelah film Twilight.
Ya, Robert Pattinson, dkk. emang bisa dibilang sebagai magnet raksasa.
Itu yang memicu anggapan bahwa fans baru hanya 'sok tau'.
Itu terlihat dari obrolan di forum fans Paramore yang mengatakan bahwa fans yang mengaku fans setelah lagu decode bukanlah 'real fans'.
Kita tahu, budaya orang barat memang mengatakan apa yang sebenarnya ingin mereka katakan.
Mungkin fans Paramore pra-Decode kurang nyaman dengan fans Paramore Post-Decode yang rata-rata adalah penggila Twilight.
Well, anda termasuk yang mana? Silakan anda nilai sendiri.
Namun terlepas dari kontoversi di atas, Paramore emang mantep dengan Hayley-nya, hahaha.

2 comments:

tiazTINGGI said...

i love paramore uwowowooo :D

Eric said...

Cen apik, hahaha