Tuesday, September 7, 2010

Keong Racun Effect

Pernah tahu judul film 'Butterfly Effect'?
Kalo' di Indonesia yang ngetren adalah 'Keong Racun Effect'.

Sumpret deh, sebenarnya apa yang ada di pikiran rata-rata masyarakat Indonesia sehingga sangat terbius dengan Keong Racun?
Pertama kali gue tahu Keong Racun adalah lewat twitter.
Gue bertanya dalam hati, 'Kok di peringkat 1 ada Keong Racun? Apaan lagi ini? Pasti bikinan orang Indonesia'
Setelah gue selidik keong racun adalah sebuah lagu yang di-lipsync oleh Shinta dan Jojo.

Gue belum liat videonya waktu itu.

Dan pagi harinya gue nanya Supreks, lagu keong racun tuh kayak gimana.
Dia malah jawab 'sopo sing ngerti? sing ngomong we kowe kok'.

Nah, tidak lama berselang, biasa lah, infotainment Indonesia pasti langsung meledak.
Videonya ditampilkan, Jojo terlihat aneh, Shinta terlihat edan.
Keong Racun jadi heboh, geger, rebutan hak cipta, aji mumpung, dan sebagainya.
Tidak terkecuali adalah para pemirsanya yang terobsesi menjadi 'the next Keong Racun'.


video

Bahkan ada cewek bule yang ikut-ikutan lipsync lagu keong racun.
Dan akhirnya merebak di temen-temen sekelas gue.
Ada sebagian cewek cewek yang Geje bikin video lipsync lagunya Vierra yang Seandainya.
Kemudian Wiwin dan Mega yang bikin video lipsync Tik Tok-nya Kesha.
Yang paling parah, temen temen sekelas di kasih liat video lipsync adeknya Mega yang masih kecil banget niruin gayanya Shinta dan Jojo.
Hadeeeeh...
Anak-anak jaman sekarang -,-

No comments: