Saturday, September 15, 2012

Not Sure If It's My Bad Week or...



Well guys, it’s me again. Gue sekarang lagi berusaha buat tetap meng-update blog gue kayak semasa SMA dulu.
Tapi karena kali ini gue udah kuliah, mungkin bahannya bakalan beda, ceritanya juga.

Oke guys, kali ini gue bakalan cerita tentang minggu ini. Dan mungkin ini adalah minggu sialku (yang ke sekian kali dalam sejarah hidup gue).
Minggu ini adalah minggu yang cukup, atau mungkin sangat, sangat berat. Kenapa? Di minggu ini bakalan ada 3 praktikum in a row! 3 hari berturut turut!
Belum lagi masih ada tutorial (semacam diskusi) + laporannya.


Hari Senin, a big week had to be started. Tutorial, terlihat bakalan lancar. Namun, ketika dosen yang masuk adalah dosen farmakologi, dimana yang dibahas kali ini adalah tentang obat obatan. Mati kutu udah. Mau ngomongin tentang ini takut salah, mau ngarang ngarang, bakalan ketahuan. Alhasil tutorial berasa krik krik krik banget, sepi, gak jalan.

Masih di hari yang sama, ada praktikum hari pertama. Tapi kita dapat gelombang ketiga, dimana itu adalah gelombang terakhir.
Entah salah siapa, apakah salah bunda mengandung gue juga gak tau, jadwal yang harusnya tiap gelombang itu cuma 1,5 jam kenapa jadi molor. Alhasil tempat gue yang harusnya mulai jam setengah 4 mundur, mulainya jam setengah 5! Alhasil gelombang gue selesai pas adzan Maghrib, dan gue sampai rumah udah mau adzan Isya’, astaghfirullah -_-

Hari kedua. Kali ini praktikum tentang pengaruh obat ke hewan, dan hewannya adalah mencit. Kita harus pegang sendiri mencitnya, nyuntik sendiri, dst.
Nah, sialnya mulai lagi. Gue salah megang mencit, pas gue pegang, mencitnya berbalik dan gigit jari gue -___- dan untungnya (aduh, walaupun untung tetep aja sial) gue ada temennya, si Galih dari kelompok lain juga digigit. Untungnya lagi itu bukan tikus rumah, kalo iya gue gak bakalan bisa ngetik postingan ini -_-
Terus lagi, ada mencit yang harusnya mati tapi gak mati. Pas Tanya ke salah satu (oknum) asisten. “mas, ini kira kira kenapa yak kok gak mati?” tau gak dia jawab apaan? Dia jawab “Coba diajak ngobrol, kenapa kok nggak mati”
YA ALLAH~ ini niatnya mau ngelucu atau ngapain? Gue harus bilang MOM gitu? Pelit amat sih. Belum lagi ditanyain hal hal yang lain lagi, pasti jawab “coba dicari di buku”. Whaaaat… asisten kan tugasnya ngebantu mahasiswa biar bisa, kok malah dipersulit gitu sih -_-

Hari ketiga seinget gue lancar lancar aja, malah pas gelombang gue cepet banget praktikumnya, cuma sejam.

Nah ini, hari keempat, gue abis abisan. Tutorial kedua (diskusi pembahasan dari apa yang didiskusiin hari Senin). Dosen yang mendampingi tutorial adalah dosen yang ngasih materi kuliah. Dan ketika gue menyampaikan pendapat gue, langsung. TKO. “Itu kan salah satunya, tapi harusnya kan bukan cuma itu. Berarti pemahamannya masih kurang! Kamu kuliahnya di ruang atas apa bawah?” “Bawah, dok” “Itu kan yang ngasih materi kuliah saya”
Mati -______-
Padahal ada dosen yang bilang kalo laopran tutorial itu gak boleh pake slide dosen sebagai rujukan, terutama daftar pustaka, dan gue berusaha buat itu. Tapi tetep, abisssssss -_-

Hari Jum’at biasa aja, karena biasanya udah gak sesibuk hari Senin – Kamis. Tapi ya itu, kok kayaknya sial banget gitu hahaha.

Saturday, September 8, 2012

Vote for Serigalatanah (The Vaccines)


Saya, beberapa waktu lalu ikut kontes poster salah satu band favorit saya, The Vaccines.


Nah, ajang ini selain dipilih juri, bisa juga dipilih oleh pengguna Facebook dengan mem-vote poster yang ada.
Jadi, jika teman teman berkenan membantu saya untuk mem-vote poster saya, terima kasih.
Caranya sebagai berikut:

Ada dua cara pemilihan yang bisa dilakukan,

Yang pertama:
Masuk ke link milik Creative Allies dan langsung terhubung ke poster bikinan saya.
Nanti tampilannya akan sebagai berikut ini:


Nah, kemudian, setelah berhasil masuk, kemudian klik bagian ‘Facebook Vote for this Creation’ yang ada di atas gambar/ poster.
Nanti secara otomatis dengan menggunakan akun Facebook anda, anda dapat memilih poster saya.

Yang kedua:
Bisa masuk ke Fans Page-nya The Vaccines yang sudah saya sediakan link-nya.
Kemudian, cari gambar yang seperti ditunjukkan gambar di bawah ini.


Nah, setelah itu anda juga otomatis memilih karya saya.

Terima kasih jika teman teman bersedia membantu. Terima kasih banyak :)

Thursday, September 6, 2012

Ga-Lau Fe-Ver


Galau. Fenomena masyarakat Indonesia (bahkan dunia, tapi entah apa namanya). Semenjak ada twitter, galau itu udah kayak bumbu penyedap yang paling essensial walaupun tau itu adalah zat yang ‘berbahaya’.

Setiap orang itu pasti pernah galau. Entah karena cinta, keluarga, sekolah, kuliah, tugas, utang, deadline, kerjaan dan masih banyak lagi.
Semenjak ada twitter dan sosmed (sosial media) lainnya, gue yakin, misalnya ada penghitung traffic komunikasi orang curhat sama temennya itu grafiknya menurun.
Gimana enggak, orang lebih suka mengumbar ‘kesedihannya’ lewat update status. Gue juga yakin, sang penulis berharap bakalan ada orang yang peduli. Dan gue yakin ada beberapa orang yang ‘berusaha’ peduli. Dan gue lebih yakin lagi kalo abis ditanya ‘kamu kenapa?’, dia bakalan jawab ‘gak papa kok’. Ya terus kenapa musti update status biar seluruh dunia tau?

Kalo dulu, sedih ya sedih aja. Kalo bisa ketemu orang lain tetep keliatan tegar. Tapi entah kenapa, sosmed itu malah kayak diary yang orang lain bisa baca kapan aja. Dan setelah gue pikir, betapa bodohnya gue pernah mengumbar umbar kesedihan di sosmed. Haha, what a pity.

Tapi, untuk beberapa orang. Kegalauannya bisa jadi kehebohan dan santapan bagi masyarakat luas. Khusus untuk twitter, ini adalah ladangnya akun galau. Jadi, ini adalah beberapa fenomena ‘galau’. 

1. Twitter
Yap, kalo mau disebutin akun bertema galau satu per satu mungkin satu postingan ini bakal sepanjang sajadahnya Bimbo.
Banyak akun yang secara sengaja menebar bibit bibit galau pada followernya (dan justru sepertinya itu yang dicari oleh para follower).
Hal paling sensitive yang paling disinggung di twitter adalah masalah ‘move on’, ‘jomblo’, ‘LDR’ dan sebangsanya.
Nah, contoh beberapa akun twitter yang mahir dalam hal ini antara lain adalah:
@RadioGalauFM (contoh ‘Channel tivi aja bisa diganti-ganti, masa pacar nggak’, atau ‘Mending BBM nggak dibales. Daripada kangen nggak dibales?’)
@RadityaDika (Contoh ‘Kok belom makan malem? Gak ada yg ngingetin ya? Jomblo ya?’)
@Poconggg (Contoh ‘Sok-sok nyomblangin temen, sendirinya gak dapet2 pacar. Pait.. pait.. *tuktuktuk*’)

2. Pak SBY
"Astahhfirullah, kompor belum dimatiin"
 Yap, bapak presiden kita yang satu ini secara tidak langsung bisa dikatakan ‘galau’. Beberapa kali melakukan pidato kenegaraan dengan nuansa kesedihan dan kepedihan. Terkadang beliau hanya bisa mengatakan ‘saya prihatin’. Terkadang juga dia terlihat sangat gusar dengan pendengarnya, bahkan pada anak anak, ckck.

3. PSSI
Let 'em fight, maybe?
 Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia. Yap, PERSATUAN. Gimana enggak galau kalo namanya PSSI tapi ada dua kubu. PSSI ala Djohar Arifin dan PSSI versi La Nyalla. Gimana sepakbola kita bisa maju kalo pengurusnya aja galau, ada dua, visinya kabur semua, abu abu, gak jelas. Alhasil peringkat FIFA Indonesia terjun bebas. Bahkan untuk Negara Asia Tenggara pun Indonesia tidak masuk 5 besar, di bawah Thailand, Vietnam, Singapura, Filipina dan negara tetangga tercinta Malaysia. Bahkan, ada yang pernah dengar negara ‘Aruba’ atau ‘Curacao’? Bahkan Palestina yang masih terus bergejolak memiliki peringkat yang lebih baik. Cukup pak galaunya, cukup.

4. Cristiano Ronaldo
"kalo gak Messi yang menang, ya Iniesta. Huft, Uefalona"
 Pemain termahal sejagad, yang rumornya masih pengen gajinya naik lagi. Alhasil dia galau. Yap, kalo bukan Cristiano Ronaldo yang galau, gak bakalan jadi berita. Media sih bilang kalo gaji adalah alasan Ronaldo sedih ketika pertandingan melawan Granada. Dia terlihat tidak melakukan selebrasi dan menangis setelah Ia digantikan oleh Higuain.
Namun ada juga yang menyebutkan bahwa Ia bersedih karena mengingat ayahnya yang meninggal September 2005 lalu. Tapi ada juga yang menyebutkan bahwa memang ada konflik internal di dalam tubuh Real Madrid.
Tapi apa pun itu, kayaknya gak perlu ampe bikin sensasi. Kaka aja yang gak pernah dimainin malah nge-dukung Ronaldo, coba. Tegar banget yak. Tapi jangan kayak Fabregas. Do’i juga ikutan galau, dia galau gara gara jarang main di Barca. Ciyan.

Yap, itulah segelintir realita di masyarakat dunia, suka atau tidak mohon maaf.