Saturday, May 2, 2015

God is Great



Minggu ini bisa dibilang menjadi minggu yang penuh hikmah dalam hidup saya. Tidak, saya pikir tidak berlebihan. Jadi begini ceritanya:

Yang pertama adalah tentang berita pernikahan salah satu teman saya. Bukan, bukan teman kuliah. Tapi teman SD, seorang laki-laki. Memang, rumahnya tidak terlalu jauh dari rumah saya, sekitar 5 menit berjalan kaki. Di depan rumahnya sudah terpasang tenda untuk pernikahan dan tenda tempat ibu-ibu memasak. Awalnya saya pikir yang menikah adalah kakaknya, tapi setelah dikonfirmasi adalah memang teman saya. Yang membuat saya terkejut sekaligus turut bahagia bukan karena teman SD saya sudah akan menikah (soalnya sudah ada beberapa teman SD saya yang sudah menikah), tetapi karena teman saya akhirnya memutuskan untuk memeluk Islam. Alhamdulillah.
Teman saya awalnya beragama Katolik, begitu juga keluarganya, termasuk beberapa tetangganya yang juga teman saya (sebagian juga ada yang Kristen). Tapi sungguhlah Allah itu Maha Berkehendak, suatu kasih sayang dari orang lain dapat menuntun seseorang ke jalan Allah. Suatu pernikahan yang menuntun seseorang ke jalan yang lebih baik, insyaAllah barakah. Amiiinn…

Yang kedua, waktu hari Senin saya berniat untuk pergi ke masjid untuk sholat Maghrib berjamaah. Sudah lama sekali saya tidak sholat Maghrib berjamaah di masjid. Dan saat itu sedang tidak banyak tugas, jadi saya sempatkan (harusnya sih harus selalu disempatkan ya).
Singkat cerita setelah selesai sholat, saya keluar termasuk belakangan. Saya kebingungan, sandal saya kok rasanya beda. Sandal jepit itu memiliki “rasa” khas tersendiri jika diinjak, dan saya merasakan itu. Saya agak lupa, bahwa sandal Swallow berwarna putih-hijau itu sangat pasaran, sehingga mudah sekali tertukar.
Saya pulang dengan perasaan agak kecewa. Dalam hati saya “gak pernah sholat Maghrib berjamaah, sekalinya dateng langsung ilang aja”

Hari berikutnya, saya kembali ke masjid, plus niatan mencari sandal saya yang tertukar. Semoga saya beruntung. Sebelumnya saya mencurigai seseorang, Gepeng namanya dan dia saya tanya apakah dia lihat sandal saya. Dia bilang tidak. Dia juga memakai sandal yang berbeda.
Kemudian ada seseorang yang sudah cukup tua, datang memakai sandal Swallow mirip punya saya. Saya samati dari tempat wudhu. Ternyata dia memeriksa sandal yang tertukar yang saya pakai. Kemudian saya cukup lega karena dia kembali menukarkan sandalnya.
Yang menjadi pertanyaan: dia siapa? Saya memang sudah lama tidak berjamaah di masjid, tapi paling tidak saya kenal orang-orang yang sering berjamaah.
Setelah selesai sholat, Gepeng memberitahu saya bahwa orang tadi adalah Mas Nono. Siapa dia? Dulu saya, dan sebagian orang di lingkungan saya mengenalnya sebagai, maaf, orang gila yang sering di dekat Lapangan sepakbola.
Dan yang membuat saya takjub adalah, Allah memang Maha Berkehendak. Orang itu bisa dikatakan sembuh dengan aktivitas normal (meskipun masih cukup takut dan menghindari interaksi dengan orang lain), dan menjadi orang yang mau mempelajari Islam lebih lanjut walaupun dengan tahapan sedikit demi sedikit.

Seharusnya saya ketika menulis ini, atau anda ketika membaca ini, bisa menjadi orang yang lebih baik lagi, terutama dalam hal ibadah. Kadang kita lupa dengan apa yang sudah kita miliki tanpa mengamalkan apa yang harusnya dikerjakan sebagai umat-Nya. :)

No comments: